Page 5 - Cover Modul percobaan_Neat
P. 5
5. Sistem Operasi Mobile
Sistem operasi mobile dirancang untuk perangkat seluler seperti
smartphone dan tablet. Mereka memiliki antarmuka yang dioptimalkan
untuk layar sentuh dan memungkinkan akses mudah ke aplikasi dan layanan
mobile.
Contoh: Android (Google), iOS (Apple).
6. Sistem Operasi Tertanam (Embedded Operating System)
Sistem operasi tertanam dirancang untuk perangkat elektronik tertentu,
seperti peralatan rumah tangga pintar, kamera digital, mesin ATM, atau
sistem kontrol industri.
Contoh: FreeRTOS, Embedded Linux.
7. Sistem Operasi Open Source
Sistem operasi open source adalah perangkat lunak yang kode
sumbernya dapat diakses dan dimodifikasi oleh pengguna dan pengembang.
Mereka sering didistribusikan secara gratis.
Contoh: Linux (beberapa distribusi seperti Ubuntu, Fedora, CentOS),
FreeBSD.
8. Sistem Operasi Proprietary
Sistem operasi proprietary adalah perangkat lunak yang hak ciptanya
dimiliki oleh perusahaan tertentu, dan kode sumbernya tidak tersedia untuk
umum. Pengguna harus membeli lisensi untuk menggunakannya.
Contoh: Windows (Microsoft), macOS (Apple).
Setiap jenis sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sesuai dengan
lingkungan dan kebutuhan penggunaannya.
Pemilihan sistem operasi yang tepat tergantung pada faktor seperti tipe
perangkat keras, tugas yang harus dijalankan, keamanan, dan dukungan aplikasi.