Page 44 - E-Modul Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit_Neat
P. 44

BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING




                   1. Orientasi Masalah


                       Masalah II
                       Pada umumnya larutan elektrolit berasal dari senyawa asam, basa, dan garam

                   yang memiliki wujud dan ikatan-ikatan yang berbeda-beda. Wujud zat terdiri dari
                   pada (solid), cair (liquid), dan gas. Dalam materi larutan elektrolit dan nonelektrolit

                   jenis zat dan wujudnya merupakan salah satu yang menyebabkan larutan dapat
                   menghantarkan arus listrik atau tidak.

                       Salah satu contoh yang sudah dipelajari sebelumnya, yaitu larutan NaCl dapat

                   menghantarkan listrik. Namun demikian bagaimana dengan kristal NaCl? Apakah
                   dapat mengantarkan arus listrik? Perbedaan ikatan masing-masing senyawa juga akan

                   mempengaruhi kemampuan larutan dapat menghantarkan listrik atau tidak. Ananda
                   tentu masih ingat bahwa NaCl merupakan senyawa ion, karena terbentuk melalui

                   ikatan ion, sedangkan HCl merupakan senyawa kovalen karena terbentuk melalui
                   ikatan kovalen. Kedua senyawa ini dalam larutan bersifat elektrolit. Apakah semua

                   senyawa ion dan kovalen bersifat elektrolit?


                    Kemukakanlah masalah yang Ananda dapatkan dari wacana diatas!
                    ……………………………………………………………………………………………..
                    .…………………………………………………………………………………………….
                    .…………………………………………………………………………………………….
                    .…………………………………………………………………………………………….
                    .…………………………………………………………………………………………….
                    .…………………………………………………………………………………………….







                                         KLIK DISINI UNTUK MENJAWAB























                                                                                KIMIA | KELAS X SMA/MA            36
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49