Page 28 - EMODUL PEMBELAJARAN IPA
P. 28
3 Fase Manacika
Membaca dengan cermat dapat melatih berpikir yang baik!
Bencana kekeringan disebabkan oleh beberapa faktor. Kekeringan
merupakan bencana yang hampir sering terjadi di daerah tropis karena
adanya perubahan musim dari musim penghujan ke musim kemarau.
Ketidakseimbangan waktu antara dua musim ini bisa menyebabkan
bencana banjir dan sebaliknya bencana kekeringan (Soewandita, 2018).
Pada musim kemarau cuaca panas, air hujan yang turun menjadi
berkurang. Air hujan yang turun biasanya langsung diserap oleh tanah
menjadi air tanah. Jika air sungai dan danau surut akan menyebabkan
berkurangnya penguapan air sebagai pembentuk titik-titik air di awan.
Akibat dari semakin sedikitnya awan adalah semakin berkurangnya curah
hujan yang menyebabkan sumur-sumur penduduk pun menjadi kering.
Oleh karena itu, mengingat siklus air yang terus berulang, penyimpanan air
saat musim hujan tiba sangat diperlukan untuk mengurangi risiko
kekeringan.
Penyebab lain dari terjadinya kekeringan yakni eksploitasi air yang
berlebihan dan tidak efisien akan memperparah defisit ketersediaan air
permukaan dan air tanah. Selain itu, daerah resapan air yang berkurang
secara signifikan serta berubah menjadi bangunan pun bisa mempercepat
alur berjalannya air kembali ke laut sehingga mengurangi cadangan air.
Apalagi, kebutuhan air yang meningkat karena pertambahan jumlah
penduduk akan memperparah defisit air, terutama di kawasan dengan
kepadatan populasi yang tinggi. Dengan demikian, siklus air dapat memicu
kekeringan saat cadangan air menipis, apalagi di tengah konsumsi yang
tinggi.
Begitu pentingnya air bagi kehidupan manusia. Jika siklus air
berputar lancar, ketersediaan air di bumi akan terjaga. Sebagai manusia
kita harus tetap menjaga ketersediaan air tanah dengan tidak
mengeksploitasi air agar kehidupan di bumi tetap berlangsung.
E-Modul Pembelajaran IPA……………. 20