Page 45 - UPAYA PREVENTIF MENANGKAL HOAX
P. 45

C O N T O H TEMUAN ISU H O A K S

                                                                            COVID-19



    Kayu India Bisa S e m b u h k a n Covid-19                                Program Bantuan IVIG Gratis Khus us B ag i
                                                                              Tenaga Kesehatan y ang Terinfeksi Covid-19
                                                                              Penjelasan :
                                                                              Beredar informasi pada pesan berantai di WhatsApp berjudul "PROGRAM BANTUAN GRATIS IVIG (INTRAVENOUS
                                                                              IMUNOGLOBULIN) KHUSUS BAGI TENAGA KESEHATAN YG TERINFEKSI COVID-19". Pada pesan yang beredar tersebut
                                                                              dijelaskan beberapa syarat yang harus dipenuhi Nakes untuk mendapatkan bantuan gratis IVIG, serta
                                                                              mencantumkan nomor +62 812-2033-707 mengatasnamakan Ibu Audrey Clarissa sebagai narahubung.
                                                                              Faktanya, menurut dr. Daeng M Faqih, S.H, M.H. sebagai Ketua Bidang Perlindungan Kesehatan/Ketua Umum IDI,
                                                                              informasi tersebut adalah hoaks. Bidang Perlindungan Kesehatan Satgas Covid-19 dan IDI (Ikatan Dokter Indonesia)
                                                                              serta narahubung yang tertulis dalam pesan yang beredar itu tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut.
                                                                              Link Counter:
                                                                              -Klarifikasi langsung dr. Daeng M Faqih, S.H, M.H. sebagai Ketua Bidang Perlindungan Kesehatan/Ketua Umum IDI
                                                                              -https://seputartangsel.pikiran-rakyat.com/cek-fakta/pr-141326815/cek-fakta-tenaga-kesehatan-satgas-covid-19-
                                                                              dapat-bantuan-ivig-gratis
                                                                              -https://bekasi.pikiran-rakyat.com/cek-fakta/pr-121327770/cek-fakta-satgas-covid-19-dikabarkan-beri-bantuan-ivig-
                                                                              gratis-untuk-tenaga-medis-terpapar-covid-19
    Penjelasan :                                                             Covid-19 Muncul karena Adanya Tes Rapid dan P C R
    Beredar sebuah unggahan di media sosial sebuah klaim bahwa Qusthul Hindi atau
    Kayu India bisa menyembuhkan Covid-19.
    Dikutip dari Liputan6.com yang langsung menghubungi dr Adam Prabata, beliau  Penjelasan :
    menyebut klaim tersebut belum terbukti. Dr Adam Prabata menjelaskan, terkait  Beredar informasi di media sosial yang mengklaim Virus Corona Covid-19 muncul karena adanya rapid test dan tes
    Kayu India untuk menyembuhkan Covid-19 masih pada tahap in silico (simulasi  PCR (polymerase chain reaction). Klaim tersebut muncul setelah seorang pengguna Facebook memuat sebuah
    komputer). Dalam penelitian ini Syrigaresinol atau zat yang ada di dalam Kayu India  unggahan dengan narasi “Gara2 ada alat setan Rapid dan PCR yg di sumbang Bill gate..Dunia kacau balau meyakini
    diduga memiliki kemampuan antivirus yang dapat bermanfaat untuk Covid-19.  ada virus hanya karena adanya alat setan ini!!!!!” Dikutip dari Cekfakta.tempo.co, klaim bahwa virus Corona Covid-19
    “Namun untuk mengklaim bahwa Kayu India bisa mencegah atau menyembuhkan   muncul karena adanya tes rapid dan tes PCR adalah keliru. Tes PCR dan rapid test adalah dua jenis tes yang bisa
    Covid-19 masih belum cukup bukti ilmiah” ujarnya. Dalam laman covid19.go.id juga  digunakan untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi Covid-19. Pakar kesehatan Akmal Taher mengatakan
    dijelaskan, bahwa sampai saat ini obat Covid-19 juga belum ada. Hingga bisa  testing bersama tracing dan treatment (3T) merupakan strategi yang perlu diambil untuk menghentikan laju kasus
    disimpulkan klaim yang menyebut Kayu India bisa menyembuhkan Covid-19 adalah  Covid-19. Dengan tes, mereka yang positif Covid-19 bisa segera ditemukan lalu diisolasi agar tidak menularkannya
    tidak benar karena belum terbukti secara ilmiah.                          pada orang lain. Teknologi tes PCR pun sudah ditemukan sejak 1983, jauh sebelum munculnya Covid-19.
    Link Counter:                                                             Link Counter:
    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4465973/cek-fakta-belum-terbukti-kayu-  https://cekfakta.tempo.co/fakta/1224/keliru-virus-corona-covid-19-muncul-karena-adanya-tes-rapid-dan-pcr
    india-bisa-sembuhkan-covid-19                                             https://covid19.go.id/p/hoax-buster/salah-satu2nya-negara-yg-tidak-ada-covid19-nya-tanzania-mereka-gak-pernah-
                                                                              adakan-rapid-test-n-pcr-kepada-penduduknya
    https://covid19.go.id/tanya-
    jawab?search=Adakah%20obat%20khusus%20untuk%20mencegah%20atau%20me
    ngobati%20virus%20corona%20baru?
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50