Page 11 - E-MODUL FLIP PDF SISTEM REPRODUKSI KELAS XI
P. 11

Berikut merupakan urutan proses spermatogenesis:
        1. Proses   pembentukan     sperma    bermula    dari    sel
         spermatogonium berkromosom 23 pasang (diploid) yang
         membelah  secara  mitosis  menjadi  spermatosit  primer
         yang masih bersifat diploid (2n).
        2. Melalui  pembelahan  secara  meiosis  (tahap  I),  maka
         spermatosit  primer  yang  diploid  itu  akan  menghasilkan
         spermatosit  sekunder  yang  bersifat  haploid  (n)  yaitu
         memiliki kromosom 23 buah.
        3. Setelah itu, spermatosit sekunder mengalami pembelahan
         meiosis  tahap  II  dan  menghasilkan  4  spermatid  yang
         bersifat haploid (n).
        4. Spermatid  (n)  akan  mengalami  proses  maturasi
         (pematangan)  menjadi  spermatozoa  (sperma)  yang
         haploid.


            Lalu,  bagimanakah  struktur  dari  sperma?  Sperma  terdiri
      atas kepala, leher, dan ekor. Kepala sperma memiliki inti sel
      (nukleus)  dan  dilapisi  akrosom  yang  mengandung  enzim
      untuk  menembus  ovum.  Leher  sperma  mengandung
      mitokondria  yang  menghasilkan  energi  untuk  pergerakan
      sperma.













                                                                     6
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16