Page 15 - Bahan Ajar Loyang Mendale_Neat
P. 15
BAHAN AJAR LOYANG MENDALE
DAN LOYANG UJUNG KARANG
Informasi tentang Gayo juga ditemukan dalam hasil Seminar Sejarah
Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia yang diselenggarakan
pada tahun 25-30 September 1980 di Aceh Timur. Pembahasan tentang
Gayo terdapat dalam makalah yang ditulis oleh Dien Majid dengan judul
Islam di Aceh Tengah dan Kaitannya dengan Perlak dan Pasai. Berikut
pernyataan Majid:
Rakyat asli di pedalaman ini menyebut daerahnya dengan “Lainggow”
dan menyebut rajanya dengan Ghayo-ghayo atau “raja gunung yang
suci”…..dan sudah ada hubungan dengan Kerajaan Perlak di Aceh
Timur yang ditandai dengan kirim mengirim bingkisan……besar
kemungkinan yang dimaksud dengan “Lainggow” dalam catatan Marco
Polo adalah “Linge”, sehingga yang dimaksud dengan “Kerajaan
Lainggow” adalah Kerajaan Linge, sedang yang dimaksud dengan “Laut
Kecil” di pedalaman Perlak adalah” Danau Laut Tawar” [7].
Radja Lingga XIII ini sedjak dari masa Sulthan Alaiddin Ali
Moeghayah Sjah mengusir Portugis didaerah Pase dan Aroe, terus
beraktip dalam Angkatan perang Atjeh selaku seorang Panglima dan
anggota Staf Amirul-Harb Ri’ayah Sjah…...Djuga salah seorang puteri
dari keluarga Sulthan Malaka dinikahkan dengan salah seorang
pembesar Atjeh jaitu Radja Lingga ke XIII (Atjeh Tengah) [8].
14