Page 41 - majalahs
P. 41
legenda Bandung Bondowoso berusaha Yogyakarta menampilkan sebuah proyek
menggapai cita-citanya. Kita tahu dia yang terbilang keren. Adalah Indigo
mau mendapatkan Roro Jonggrang, dia (Independent Project of Kulonprogo) yang
berusaha memenuhi berbagai syarat menjadi andalan mereka.
dari Roro Jonggrang. Meskipun akhirnya
tak sesuai yang dia harapkan. Itu filosofi Indigo sendiri adalah proyek independen
bagi kami, kita mempunyai cita-cita yang anak-anak berkebutuhan khusus di daerah
harus diperjuangkan. Kalaupun hasilnya Kulonprogo. Yang ditampilkan di stan
tidak sesuai dengan yang kita inginkan, Indigo ini adalah produk unggulan mereka
setidaknya kita berusaha. Hasilnya kita yang berupa kue batik Indigo.
serahkan kepada Yang Maha Kuasa,” jelas
Nur Indriyawati Rahayu, guru pendamping Kenapa kue batik? Sebenarnya kue batik
dari provinsi DI Yogyakarta. sudah menjadi tren di masyarakat tetapi
mereka ingin mengedukasi masyarakat
Bagi Nur Indriyawati Rahayu, guru SLB bahwa membatik tidak selalu di bidang
Negeri 1 Kulon Progo ini berpesan jangan kain.
luntur semangat ketika mendidik Anak
Berkebutuhan Khusus (ABK). “Kue yang kita angkat adalah kue
batik. Dimana kita ingin mengedukasi
“Mendidik ABK itu kita punya spirit masyarakat bahwa membatik tidak
kita harus berjuang. Tidak luntur hanya di bidang kain tetapi bisa juga
semangatnya, kita berusaha. Mungkin melalui kue.Walaupun sudah menjadi
hasilnya anaknya belum memenuhi tren di masyarakat, yang ingin kami
target, yang penting kita sudah berusaha ekspos adalah bahwa membatik bisa juga
mendidik mereka. Roro Jonggrang sebagai dilakukan oleh anak-anak berkebutuhan
ikon. Guru itu sebagai emban. Roro khusus,” ujar Nur Indriyawati Rahayu, guru
Jonggrang bagai ABK, banyak keinginan, dari SLBN 1 Kulonprogo, D.I. Yogyakarta.
cita-cita. Emban itu gurunya yang harus
membantu dan mewujudkan cita-cita itu,” Ditambahkannya, pemasaran produk
kata Nur Indriyawati Rahayu. ini sendiri melalui offline dan online.
Akan dibukanya bandar udara baru di
Hal senada juga diungkapkan oleh Kulonprogo, semakin menambah besar
Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan peluang mereka untuk menjadikan kue ini
Menengah, Hamid Muhammad yang sebagai oleh-oleh khas Kulonprogo dan
berharap agar partisipasi sekolah ABK juga mendukung pariwisata di sana.
dapat meningkat.
“Produk ini memang masih baru,
“Untuk itu bagi semua kalangan dan memasarkannya masih offline dan online,
masyarakat jika mempunyai ABK tolong tetapi besar harapan produk kami bisa
fasilitasi mereka untuk mendapatkan diterima di masyarakat sehingga bisa
pendidikan. Kirim mereka ke sekolah- menjadi oleh-oleh khas Kulonprogo.
sekolah jangan disimpan di rumah. ABK Dimana sebentar lagi, Kulonprogo
adalah amanah dari Sang Pencipta, harus akan dibuka bandara baru, sehingga
kita didik dan salurkan potensinya,” bisa menjadi peluang besar untuk
tan provinsi DI Yogyakarta ungkap Hamid Muhammad saat mengembangkan pariwisata dan Anak
begitu eye catching. Terdapat memberikan sambutan di event FIKSI Berkebutuhan Khusus ini bisa turut serta
miniatur Candi Prambanan PKLK di halaman Museum Seni Rupa dan dalam pengembangan ekonomi kreatif,”
serta Siwy Ertanti siswi penjaga Keramik, Sabtu (29/7). tambahnya.
Sstand yang berpakaian ala Roro
Jonggrang. Tak mengherankan jika banyak Sementara itu spirit dari Nur Indriyawati Ia pun menambahkan tentang kenyataan
pengunjung yang mengambil foto, baik Rahayu (SLB Negeri 1 Kulonprogo) bahwa Anak Berkebutuhan Khusus
berlatarkan miniatur Candi Prambanan berbuah manis dengan berhasil menjadi ini belum bisa terserap di dunia kerja
ataupun bersama Siwy siswi tunarungu Juara Harapan I di Lomba Terpadu walaupun sudah ada UU No. 8 tahun 2016
multitalenta (model, menari, memasak). Kewirausahaan FIKSI PKLK 2017. membuat pendamping mereka yang juga
Nyatanya ada filosofi tersendiri dari sebagai guru mereka berpikir bagaimana
tampilan tersebut. Mengenal Indigo (Independent Project of membuat sebuah workshop sehingga
Kulonprogo) anak-anak ini bisa berlatih bekerja dengan
“Kami mengangkat Candi Prambanan sistem yang benar-benar seperti di
ini berlatarbelakang spirit Candi Dalam lomba stand kreatif dan produktif industri dunia kerja.
Prambanan itu sendiri. Dimana kita tahu kegiatan FIKSI PKLK 2017, Provinsi D.I.
EDISI 4 | 2017 41

