Page 6 - Prisma Edisi 1.0
P. 6
LOVE & CARE
Untuk mencapai prestasi nasional itu, Vito
harus berkompetisi di tingkat lokal. Di
Surabaya, Vito terlebih dahulu mengikuti
seleksi pelajar pelopor. Program yang
diselenggarakan Dinas Pendidikan
(Dispendik) Surabaya tersebut diikuti
ratusan siswa SMP.
Dari seleksi itu, diambil tiga terbaik untuk
maju ke tingkat nasional. Di antaranya,
Vito. Setelah lolos di regional Surabaya,
seleksi kemudian berlanjut ke tingkat
nasional. Tentu seleksinya jauh lebih ketat.
Saingannya adalah para siswa terbaik dari
seantero negeri. ”Agar banyak Namun, karakter suara kecil dan tinggi
Siswa yang mengikuti kompetisi TMPI harus orang yang tahu,” itu perlahan menghilang. Seiring dengan
latihan vokal yang terus dia jalani di
mengirimkan beberapa berkas persyaratan. terangnya. Bahwa, sekolah. ”Mungkin karena sudah masuk
Salah satunya membuat karya tulis tentang usia remaja, suara jantan saya kini mulai
kondisi lingkungan dan apa yang telah pemain campursari keluar,” jelasnya.
diperbuat peserta. itu tidak harus orang
yang telah keriput- Selain berlatih vokal, Vito berusaha keras
”Nah, saat mengirim karya tulis itu, saya agar bisa memainkan berbagai alat
membawa tema tentang pelestarian tradisi,” keriput saja. Tapi, musik tradisional. Khususnya, alat musik
jelasnya. Khususnya seni karawitan dan juga ada yang kinyis- yang ada pada kesenian tradisional
tetembangan. Dua kesenian tradisional kinyis seperti anak- karawitan. Misalnya, demung, saron,
yang telah dikenal oleh putra pasangan bonang, hingga gong.
Nanang Rudiansyah-Indri Kumalasasi itu. anak itu...
Keteguhan Vito belajar seni tradisi
Siswa kelas IX A itu memang sudah akrab tersebut dilakukan lantaran prihatin
dengan kesenian tersebut sejak kecil. melihat kondisi kesenian tradisional
Sejak duduk di bangku TK. Itu berawal Penghargaan sebagai juara I tingkat kota yang terus tergerus oleh zaman.
dari kebiasaan kakeknya yang memutar itu membuat Vito semakin bersemangat. Terutama pada generasi muda yang
lagu-lagu campursari yang dibeli dari Pasar Dia berlatih setiap hari untuk mengolah terlihat tak acuh. Tidak peduli untuk
Blauran. vokalnya. Beberapa pekan setelah lomba, melestarikannya.
dia mendapat tawaran untuk bergabung
Awalnya, Vito tertarik pada nadanya. Setelah di grup karawitan Mekar Sari. Dia berposisi Hal itu pernah dia rasakan ketika berlatih
itu, lirik setiap lagu yang diputar pada sebagai vokal. tetembangan. Saat bersenandung
sebuah kaset VCD mulai dia hafal. ”Ndak dengan beberapa cengkok khas
tahu, saya terus terbayang dengan setiap Kemampuan Vito dalam berolah vokal orang nembang, dia langsung disindir
lagu yang diputar,” jelas siswa peraih juara I menembang tersebut semakin terasah temannya. ”Koen iku lapo, se Vito (kamu
lomba musik tradisi se-Surabaya itu. ketika bergabung dengan ekstrakurikuler ini ngapain Vito, Red)?” terangnya
karawitan di SMPN 3. Berbagai teknik vokal menirukan cibiran itu dengan nada kesal.
Setelah terbiasa mendengarkan alunan sesuai dengan intonasi nada perlahan dia
lagu campursari, Vito mulai menjajal pelajari. ”Latihan ini sangat berperan bagi Namun, penggemar Manthous, pemusik
kemampuan berolah vokal saat duduk di saya. Terutama, saya mulai membentuk keroncong serbabisa dan pionir aliran
bangku kelas IV SD. Saat itu, dia memilih karakter suara yang sebelumnya pas- campursari, itu tidak kapok. Justru Vito
bergabung dalam ekstrakurikuler pasan,” jelasnya, lantas diiringi tawa semakin getol mempromosikan kepada
tetembangan di sekolahnya. berderai. teman-temannya untuk ikut belajar
karawitan di sekolah.
Nyaman dengan kesenian tersebut, Vito Vito memang mempunyai problem suara
memberanikan diri untuk mengikuti sejak kecil. Dia merasa karakter suaranya Untuk menarik minat teman sebayanya
kompetisi tetembangan antar-pelajar se- mirip dengan perempuan. Kecil dan itu, dia tidak segan memberi banyak
Surabaya. Lomba yang pertama dia ikuti itu melengking. Karakter suara itu membuatnya ”bumbu” tentang manfaat belajar
langsung mengatarkannya menjadi juara I. kurang percaya diri saat melantunkan kesenian karawitan. Misalnya, melatih
tetembangan. saraf motorik, keseimbangan otak kanan
APRIL 2018 7

