Page 30 - modul Devianty flipprojek_Neat
P. 30

terjadi sebanyak  dua  kali pasang dan  dua  kali surut  dalam 24  jam dengan ketinggian
                  pasang surut yang berbeda-beda.


                         Hubungan antara massa bumi, bulan dan matahari serta jaraknya satu sama lain
                  memainkan peran penting dalam mempengaruhi pasang surut bumi. Meskipun matahari

                  27 juta kali lebih besar dari bulan, tetapi juga 390 kali lebih jauh dari Bumi daripada
                  bulan. Gaya pembangkit pasang surut bervariasi berbanding terbalik dengan pangkat tiga

                  jarak dari objek pembangkit pasang surut. Ini berarti bahwa gaya pembangkit pasang

                                                 3
                  surut  matahari  berkurang  390   (sekitar  59  juta  kali)  dibandingkan  dengan  gaya
                  pembangkit pasang surut bulan. Oleh karena itu, gaya pembangkit pasang surut matahari

                  adalah  sekitar  setengah  dari  gaya  bulan,  sehingga  bulan  adalah  gaya  dominan  yang

                  mempengaruhi pasang surut bumi.

                         Orbit elips Bulan di sekitar Bumi dan Bumi di sekitar matahari memiliki efek

                  besar pada pasang surut Bumi. Sebulan sekali, saat bulan berada paling dekat dengan
                  Bumi  (di  perigee),  gaya  pembangkit  pasang  surut  lebih  tinggi  dari  biasanya,

                  menghasilkan  rentang  pasang  di  atas  rata-rata.  Sekitar  dua  minggu  kemudian,  pada
                  puncaknya, ketika  bulan berada paling  jauh dari  Bumi (di apogee), gaya pasang  naik

                  bulan lebih kecil, dan rentang pasang surut kurang dari rata-rata. Kemudian ketika Bumi

                  berada paling dekat dengan matahari (perihelion), sekitar tanggal 2 Januari pada kalender,
                  rentang pasang surut meningkat. Di aphelion, ketika Bumi terjauh dari matahari, sekitar

                  tangga 2 Juli, rentang pasang surut berkurang.

















                                 Gambar 20. Tonjolan terbentuk dari gravitasi dan inersia
                       Sumber: https://oceanservice.noaa.gov/education/tutorial_tides/tides03_gravity.html







                                                                                                     22
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35