Page 38 - E-Modul Kesetimbangan Kimia
P. 38
Meramalkan Arah Reaksi
2. Apabila zat pada ruas kiri dan ruas kanan dari suatu reaksi
kesetimbangan dicampurkan ke dalam wadah reaksi, maka sangat
mungkin bahwa campuran tidak setimbang. Reaksi harus berlangsung
ke kanan atau ke kiri sampai mencapai kesetimbangan. Dalam hal
seperti ini, arah reaksi dapat ditentukan dengan memeriksa nilai
kuosien reaksi (Qc). Kuosien reaksi adalah nilai yang bentuk
persamaannya sama dengan konstanta kesetimbangan (Kc).
▪ Jika Qc < Kc berarti reaksi berlangsung bersih ke kanan
sampai Qc = Kc
▪ Jika Qc > Kc berarti reaksi berlangsung bersih ke kiri
sampai Qc = Kc
▪ Jika Qc = Kc berarti campuran setimbang.
Contoh Soal :
Harga Kc untuk reaksi H2(g) + I2(g) ⇌ 2HI(g) pada suhu 45ᵒC = 49. Pada suatu
percobaan, 2 mol H2 dicampurkan dengan 2 mol I2 dan 4 mol HI dalam suatu
ruangan 10 liter pada suhu 458ᵒC.
a. Apakah campuran tersebut setimbang?
b. Bila tidak, kearah mana reaksi berlangsung spontan?
Jawab :
a. Apakah campuran setimbang?
Campuran berada dalam keadaan setimbang jika Qc = Kc
Berdasarkan data yang ada,
2 4 2
Q C = [ ] = ( ) = 4
10
2
2
[ ][ ] ( )( )
2
2
10 10
Sedangkan Kc = 49
Ternyata Qc ≠ Kc , berarti campuran tidak dalam keadaan
setimbang
b. Ke arah mana reaksi berlangsung spontan?
Karena Qc < Kc berarti pereaki harus dikurangi atau produk harus
diperbesar, reaksi akan spontan ke kanan.
30