Page 36 - Buku Permainan Tradisional Jawa Barat (8)_Neat
P. 36
CONGKLAK
C O N G K L A K
Apakah kalian
pernah bermain
permainan
Congklak?
Bagimanakah
aturan dan cara
bermainnya
Gambar 11. Permainan Congklak
Congklak memiliki beragam nama sesuai dengan daerah
masing-masing. Di Jawa disebut dengan dakon (dhakon
atau dhakonan), sementara di daerah Sumatera dikenal
dengan congkak. Di Lampung diberi nama dentuman
lamban. Di wilayah Sulawesi, dikenal dengan
maggalenceng, nogarata, aggalacang, dan makaotan. Pada
umumnya congklak menggunakan bidang panjang yang
terbuat dari kayu, plastik, atau tanah dengan 16 lubang
yang dibagi menjadi tujuh lubang kecil (kampung) pada
masing-masing sisi dan dua lubang yang lebih besar
(rumah) di bagian tengah kiri dan kanan.
Permainan congklak menggunakan biji-bijian atau batu,
seperti kerikil, kewuk (cangkang kerang laut berbentuk
oval) atau biji buah sawo, biji buah sirsak, atau biji buah
asam. Tiap cekungan pada masing-masing sisi dapat diisi
dengan 5-7 buah biji-bijian. Jumlah isi cekungan
disesuaikan dengan jumlah cekungan pada salah satu sisi
kiri dan kanan pada congklak. Sedangkan jumlah
keseluruhan biji adalah 98.
29 Mengenal Permainan Tradisional Jawa Barat