Page 31 - E-Modul Tematik Tema 9_Sub3
P. 31
Tema 9:
PROBLEM BASED LEARNING
Benda-Benda di Lingkungan Sekitar Kita
A. Karya Seni Rupa Daerah
Seni rupa daerah merupakan salah satu cabang seni rupa. Seni rupa daerah
memiliki suatu ciri khas dari latar belakang sejarah suatu wilayah. Itulah sebabnya,
seni rupa daerah memiliki perbedaan dengan karya seni rupa daerah lain. Karya
seni rupa daerah dipengaruhi oleh corak seni tradisional.
Karya seni daerah bercorak tradisional biasanya menggunakan motif yang
bersifat turun-temurun atau selalu sama dengan generasi sebelumnya. Seperti
daerah pesisir pantai biasanya akan lebih didominasi dengan bentuk seni rupa
bermotif ikan, gelombang laut, karang, dan kapal. Adapun daerah masyarakat
pegunungan akan lebih didominasi dengan bentuk karya seni bermotif buah.
pepohonan, bunga, dan hewan.
B. Ciri-Ciri Karya Seni Rupa Daerah
Pada umumnya, karya seni rupa daerah memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1. Bersifat kedaerahan.
2. Corak dan motifnya dipengaruhi oleh kondisi fisik atau geografi suatu
daerah.
3. Dipengaruhi oleh budaya dan latar belakang sejarah wilayah.
a. Mengandung simbol-simbol bermakna
b. Sering digunakan untuk upacara adat, agama, atau kebutuhan sehari-hari
c. Dibuat dari bahan alam yang berasal dari lingkungan.
C. Fungsi Karya Seni Rupa Daerah
Fungsi Individu
Secara individu karya seni rupa berfungsi sebagai media untuk
mengekspresikan jiwa, emosi, dan mencerminkan segala sesuatu, baik suka,
duka, dan marah. Karya seni rupa juga berfungsi sebagai media
mengekspresikan cita-cita, pandangan hidup, watak, bentuk, corak bahan, dan
juga teknik.
Fungsi Sosial
Fungsi sosial dari karya seni rupa, antara lain sebagai media untuk
mengekspresikan jiwa, emosi, dan mencerminkan segala sesuatu, baik suka,
duka, dan marah. Selain itu, karya seni rupa juga berfungsi sebagai media
mengekspresikan cita-cita, pandangan hidup, watak, bentuk, corak bahan, dan
juga teknik.
Subtema 3: 19
Manusia dan Benda di Lingkungannya