Page 4 - Tugas Modul_Neat
P. 4
5. Tidak ada standar harga yang umum
6. Berubah-ubah, yaitu sifat jasa yang tidak dapat di standarisasi karena sangat
bergantung pada selera konsumen
6. Klasifikasi Akun
Akun (perkiraan /rekening) adalah daftar (formulir) yang digunakan untuk
mencatat dan menggolongkan tarnsaksi yang sejenis.
Pengkalsifikasian akun:
1. Akun Real ( real account)
2. Akun Nominal (nominal account)
7. Sistem Pengkodean Akun
Kode akun adalah suatu penamaan/penomoran yang dipergunakan untyk
mengkalsifikasikan pos atau rekening
8. Penggolongan Akun dan Kode Akun
Dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) akun dapat digolongkan menjadi dua,
yaitu :
1. Akun Real atau akun permanen yaitu akun yang saldo-saldonya pada akhir
tahun periode akuntansi dipindahkan ke neraca . Contoh: aset, kewajiban dan
ekuitas
2. Akun Nominal atau akaun laba rugi yaitu akun yang saldo-saldonya pada
akhir periode akuntansi dipindahkan ke akun laba rugi, untuk pembuatan
laporan laba rugi
a. Penggolongan Akun
1. Aset
a) Aset lancar : kas, surat berharga, piutang wesel, piutang usaha, dsb
b) Aset tetap : tanah , gedung, mesin, kendaraan, peralatan, dsb
c) Aset tetap tidak berwujud : hak cipta, hak paten, merk dagang,
goodwill,franchise
2. Kewajiban
a) Kewajiban jangka pendek/ Kewajiban lancar : utang usaha, utang gaji, utang
wesel, utang bunga, dsb
b) Kewajiban jangka panjang : utang bank, utang hipotik, obligasi, dsb
3. Modal/ekuitas : modal sendiri, modal saham, laba ditahan
4. Pendapatan
a) Pendapatan usaha : pendapatan jasa
b) Pendapatan diluar usaha : pendapatan bunga, dsb
5. Beban
a) Beban usaha : beban gaji, beban sewa, beban listrik, dsb
b) Beban diluar usaha : beban bunga, dsb
b. Kode akun
Kode akun adalah pemberian kode pada akun sehingga setiap akun mudah
diingat, dimengerti dan digunakan.
Dalam pemberian kode akun perlu memperhatikan sifat-sifat sebagai berikut :
1. Mudah diingat

