Page 33 - Biru Ilustrasi Modul Pembelajaran Sampul Buku
P. 33
KEANEKARAGAMAN
HAYATI
SUB BAB 2
Konservasi keanekaragaman
hayati
konservasi merupakan salah satu cara untuk melestarikan sumber daya alam.
Organisme yang ada dalam lingkungan perlu adanya konservasi untuk menjaga
kelangsungan suatu makluk hidup di dalam lingkungan. Konservasi dapat dilakukan
dengan cara menciptakan lingkungan yang aman dan juga nyaman bagi makluk
hidup. Konservasi juga dapat digunakan untuk organisme agar tidak terjadi
kepunahan. Konservasi juga dapat diartikan bagaimana cara yang dapat kita lakukan
untuk menjaga organisme tersebut berada terus di habitatnya terjaga dengan baik.
Konservasi organisme dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu konservasi yang
dilakukan di habitat organisme dan konservasi yang dilakukan diluar habitat
organisme
A. Konservasi in-situ
Konservasi in-situ dilakukan dengan memeliharanya dihabitat asli. Konservasi
in-situ bersifat pasif, karena dilakukan hanya dengan mengamankan tempat
tumbuh atau habitat alaminya suatu jenis tumbuhan atau hewan. Tumbuhan dan
hewan diberikan kesempatan untuk berkembang dan bertahan dalam lingkungan
alam dan habitatnya yang asli tanpa adanya campur tangan manusia. Tempat
untuk konservasi keanekaragaman hayati secara in-situ, antara lain kawasan
pelestarian alam, suaka alam, cagar alam, suaka margasatwa, cagar biosfer,
tanaman nasional, taman hutan raya dan taman wisata alam
26