Page 39 - Biru Ilustrasi Modul Pembelajaran Sampul Buku
P. 39

Rangkuman









            Sub BAB 1 : Ekologi



            1.  ekologi  merupakan  ilmu  yang  mempelajari  hubungan  timbal  balik  (interaksi)  antara
              organisme  dengan  alam  sekitar  atau  lingkungannya.  Ekologi  merupakan  cabang  biologi,
              sekaligus ilmu dasar dalam biologi dan mempunyai ruang lingkup kajian populasi, komunitas,
              ekosistem, hingga biosfer
            2.  Ekosistem memiliki arti sebagai suatu kesatuan dari komunitas antara makluk hidup dengan
              lingkungannya  yang  terjadi  interaksi.  Dalam  ekosistem  inilah  makluk  hidup  saling
              berinteraksi baik antara makluk hidup satu dengan lainnya atau antar makhluk hidup dengan
              lingkungannya
            3.   Komponen penyusun ekosisitem terdiri dari komponen abiotik (merupakan faktor tak hidup
              yang meliputi faktor fisik dan kimia). Faktor fisik yang utama dan mempengaruhi ekosistem
              yaitu:  suhu,  sinar  matahari,  air,  tahan,  ketinggian,  angin,  dan  garing  lintang.    komponen
              biotik merupakan faktor hidup yang meliputi semua makhluk hidup di bumi, baik tumbuhan

              maupun hewan
            4.  Interaksi yang terjadi antar komponen biotik dan biotik dapat berupa kompetisi, simbiosis,
              predasi, dan herbivori
            5.  Tingkatan  organisme  dalam  ekosistem  akan  berinteraksi,  saling  mempengaruhi  membentuk
              suatu sistem yang menunjukkan kesatuan. Tingkatan-tingkatan organisme meliputi: individu,
              populasi, komunitas, ekosistem, dan biosfer
            6.  Peristiwa  urutan  makan  memakan  antar  organisme  disebut  dengan  rantai  makanan  dan
              beberapa kumpulan dari rantai makanan disebut dengan jaring - jaring makanan.
            7.  Daur  ulang  materi  tersebut  melibatkan  makhluk  hidup  dan  batuan  sehingga  disebut  daur
              biogeokimia

          Sub BAB 2 : Keanekaragaman Hayati




            1.  Flora di Indonesia termasuk dalam kawasan flora malesiana. Persebaran jenis tumbuhan di
              Indonesia  tidak  merata.  Hutan-hutan  tropis  di  pulau  Kalimantan  merupakan  daerah  yang
              mempunyai  keanekaragaman  tumbuhan  yang  paling  tinggi.  Adapun  hutan  di  pulau  jawa,
              Sulawesi, maluku, dan kepulauan sunda mempunyai keanekaragaman tumbuhan yang lebih
              rendah. Hutan ini didominasi oleh pemohonan dari famili Dipterocarpaceae, yaitu tumbuhan
              yang dapat tumbuh tinggi dan batangnya berukuran besaIndonesia memiliki kenekaragaman
              fauna  yang  melimpah.  Indonesia  memiliki  12%  jenis  mamalia  dunia,  16%  jenis  reptilia  dan
              amphibi dunia, serta 12% jenis burung dunia. Penyebaran fauna di Indonesia tidaklah meratar
              sehingga  membentuk  kanopi  hutan.  Sebagian  hutan  di  Indonesia  yaitu  bioma  hutan  hujan
              tropi.










                                                          32
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44