Page 39 - BISMILLAH EMODUL BUFFER OK
P. 39
xxiv
DATA COLLECTION 2.1
Skala pH dapat digunakan untuk mengukur tingkat keasaman suatu larutan,
sehingga kita dapat menentukan sifat asam, basa, atau netral suatu larutan
+
berdasarkan nilai pH-nya. Skala pH merupakan pengukuran jumlah ion H dan
ion OH didalam larutan. Ketika terdapat lebih banyak H maka larutan akan
+
-
-
bersifat asam, ketika terdapat banyak ion OH maka larutan akan bersifat basa.
Asam basa dapat diukur dengan menggunakan skala 0-14. Jika larutan berada
pada pH=7 maka larutan bersifat netral, jika berada pada pH <7 maka larutan
bersifat asam, dan jika berada pada pH >7 maka larutan bersifat basa (tabel 2).
-
+
Tabel 2. Hubungan antara nilai [H ], [OH ], dan pH saat suhu 25℃.
+
-
Sifat Larutan [H ] (M) [OH ] (M) pH
Asam >1.0 10 -7 <1.0 10 -7 <7.00
Netral 1.0 10 -7 1.0 10 -7 7.00
Basa <1.0 10 -7 >1.0 10 -7 >7.00
(Sumber : brown, 2011: 661)
Nilai pH suatu larutan dapat didefinisikan sebagai negatif logaritma dari
konsentrasi ion hidrogen ( dalam molL) :
pH = - log [H3O ] atau pH = -log [H ]
+
+
Skala pOH dapat disamakan dengan skala pH, akan tetapi didefinisikan dengan
-
+
[OH ] sebagai ganti dari [H ],
pOH = - log [OH ]
-
xxiv