Page 18 - e-modul siswa
P. 18
Untuk mengetahui sudut kemiringan tangga, kita menggunakan
bantuan ilustrasi segitiga siku-siku dengan sisi hypotenusa (sisi miring)
sebagai panjang lintasan tangga, sisi tegak sebagai tinggi dari lantai satu ke
lantai atasnya, dan sisi alas sebagai panjang space (tempat) yang digunakan
untuk membangun tangga. Tentunya sisi tegak dan sisi alas saling tegak
lurus. Karena hal ini, untuk mencari c (panjang lintasan tangga) kita bisa
menggunakan teorema pythagoras yaitu c = a + b .
2
2
2
Rumus menghitung sudut kemiringan dan panjang lintasan ini juga
berlaku untuk bidang miring lainnya seperti atap, bak pada truk pengangkut
sampah yang dimiringkan saat membuang sampah, menghitung tinggi
menara atau gedung dari kejauhan, dan lain sebagainya. Sehingga dapat
diambil rumus yakni:
Sudut Kemiringan Bidang Miring:
α = arc tan
Panjang Lintasan Bidang Miring:
c = a + b 2
2
2
dengan
a : tinggi bidang miring
b : panjang alas bidang miring
c = panjang lintasan bidang miring
α = sudut kemiringan bidang miring
α = arc tan ini merupakan invers/kebalikan dari tan α =
Coba amati gambar 1.7 lagi! Selain , perbandingan lain yang mungkin
dari sisi-sisi segitiga siku-siku tersebut adalah , .