Page 55 - E-MODUL HIDROKARBON BERBASIS KEARIFAN LOKAL KEMENYAN
P. 55

KEGIATAN PEMBELAJARAN
                     KEGIATAN PEMBELAJARAN









                               Orientasi Peserta Didik pada Masalah




               Di  sebuah  desa  kecil  di  lereng  gunung
               Sumatra,  hiduplah  seorang  tetua  adat

               bernama  Pak  Ganta.  Beliau  dikenal

               sebagai penjaga tradisi kemenyan yang
               diwariskan  turun-temurun.  Kemenyan

               digunakan  dalam  ritual  adat,  sebagai

               penghubung  antara  manusia  dan  alam
               semesta.        Namun,        beberapa         tahun

               terakhir,        desa         tersebut         mulai             Gambar 4.3. Asap

               menghadapi masalah baru: peningkatan                          pembakaran kemenyan
               kasus       gangguan         pernapasan          dan

               rusaknya  hutan  tempat  kemenyan
               tumbuh.

                                                     Suatu  hari,  Ani,  seorang  mahasiswa
                                                     kimia  asli  desa  itu,  pulang  ke

                                                     kampung halaman. Ia prihatin melihat

                                                     keluarganya          sering       batuk-batuk
                                                     setiap  kali  membakar  kemenyan

                                                     dalam jumlah besar. Ia juga khawatir
                                                     melihat       hutan       kemenyan          mulai

                                                     gundul karena eksploitasi berlebihan

                                                     untuk        kebutuhan           pasar.        Ani
                                                     memutuskan  berbicara  dengan  Pak

                                                     Ganta.


               “Pak  Ganta,  apakah  kita  pernah  memikirkan  dampak  dari
               pembakaran kemenyan ini?” tanya Ani.




                                                                                                           48
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60