Page 7 - E- Modul Mata Kuliah Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha Ke Indonesia - Flip
P. 7
3. HIPOTESIS WAISYA
Hipotesis ini mengatakan bahwa golongan
pedangan yang datang ke Indonesia untuk
berdagang mereka menetap dan menyebarkan
agama Hindu-Budha. Seiring adanya kemajuan
dalam penelitian tumbuh pendapat bahwa
hipotesis ini masih kurang memberikan peran
bagi Indonesia.
Bantahan Hipotesis Waisya
a) Hubungan yang terjalin antara pedagang
dengan masyarakat adalah hubungan
dagang NJ Krom (1887-1945)
b) Banyak di temukan pemukiman di wilayah pesisir sebahai strategi untuk
mempermudah perdagangan dan pelayaran
c) Kaum pedagang yang tidak bisa membaca mengunakan Bahasa sanskerta dan huruf
palawa yang hanya kaum brahman yang bisa
4. HIPOTESIS SUDRA
Hipotesis sudra mengatakan bahwa Hind-
Budha masuk ke Nusantara melalui orang orang
berasal dari kastra sudra yang datang ke Indonesia
bertujuan untuk merubah hidup karena di India
mereka hanya di jadikan budak. Budak ini ada yang
berasal dari tawanan perang. Para tawanan ini yang
menyebarkan agama-hindu budha di Nusnatara.
Hipotesis ini dikembangkan oleh GH Von Faber.
Bantahan Hipotesis Sudra
a) Golongan sudra tidka mengetahui seluk beluk
Bahasa sanskerta yang digunakan dalam kitab GH Von Faber (1899-1955)
suci weda
b) Tujuan utama golongan sudra melakukan perpindan untuk mencari kehiudpan yang
lebih baik
c) Golongan sudra tidak mampu menyebarkan agam Hindu-Budha karena hal tersebut
merupakan tugas dari golongan brahmana
5. HIPOTESIS ARUS BALIK
Hipotes ini menyatakan bahwa orang Indonesia pergi ke india untuk belajar agama
hindu-budha kemudian Kembali lagi ke Indonesia untuk menyebarkan agama tersebut
seiring dengan perkembangan dagang yang ada di nusantara. Makanya terjadi proses
penghinduan yang di laksanakan dalam sebuah upacara di sebut dengan vratyastoma.
4 |

