Page 2 - WARTA 16 FEBRUARI 2025
P. 2
RENUNGAN
MAZMUR 1 : 6
“Sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik
menuju kebinasaan.”
JALAN ORANG BENAR
Menurut Italian Fashion School, adalah mengenai “tindakan memilih
catwalk adalah hal yang sangat kebenaran sebagai cara hidup
penting dalam perhelatan busana sebagai orang percaya”. Dari tindakan
fashion dunia. Catwalk sendiri diambil seseorang dalam hidup sehari-hari,
dari filosofi jalan sempit dan lurus bak fashion show, ia akan dikenal dan
yang sering dilakukan dengan rapi semakin berdampak untuk kemuliaan
serta anggun oleh seekor kucing. Hal Tuhan.
ini menjadi inspirasi dilakukannya
catwalk ketika busana baru hendak Menurut pemazmur, jalan orang
dipamerkan. Seluruh designer di benar dan jalan orang fasik sangatlah
dunia sepakat bahwa catwalk dapat berdekatan, artinya godaan bertindak
memperagakan busana dengan apik, buruk selalu ada di antara kita. Oleh
mempromosikan, menjadi media karena itu, banyak orang yang tadinya
memperluas relasi dan alat untuk berjalan sebagai orang benar malah
memperkuat merek atau branding tergoda untuk berbelok ke jalan orang
yang dibangun oleh mereka. Meski fasik. Namun, janji TUHAN kepada
sekadar berjalan, para model juga orang benar yang mau mengikuti
dipilih dengan ketat, busananya jalan-jalan kebenaran seharusnya
disesuaikan dengan musim serta membuat kita semua teguh di jalan
terdapat tema-tema menarik yang itu. Jalan orang benar memang
membuat seluruh mata berpusat tidaklah mudah atau populer,
pada panggung sempit itu. mungkin tidak seperti catwalk yang
akan dilihat banyak orang. Tetapi,
Di dalam Alkitab kita juga ada kata jalan orang benar akan terus
“jalan”. Dalam bahasa Yahudi disebut dilimpahi berkat Tuhan yang
“derek”. “Derek” sendiri memiliki arti memampukan ia terus berbuah baik
yang sangat luas, tidak hanya berarti ketika banyak orang mengalami
“jalan” tetapi juga “arah, kelakuan, kekeringan. Janganlah ragu untuk
menghadap, jejak, cara hidup”. Dari memilih jalan orang benar, karena
luasnya arti kata itu, kita jadi mengerti TUHAN akan menyertai anak-anak-
bahwa makna “Jalan Orang Benar” Nya yang setia! Amin.
TRIA
TRIA