Page 11 - WARTA 16 MARET 2025
P. 11
Jalan Salib Versi Panjang
Perhentian ke -1:
Yesus di Bukit Zaitun (Lukas 22:39-46)
Ada masa dalam
kehidupan kita, ketika
kita harus memilih
antara kehendak Allah
dan kehendak pribadi.
Kiranya pilihan kita,
meneladan pilihan
Yesus, menunjukkan
level komitmen dan
ketaatan penuh kepada
Allah. Meskipun Yesus
menyadari kematian
yang harus dihadapi-
Nya, saat Dia berdoa di
Bukit Zaitun agar Allah
mengubah hal ini,
Tetapi Dia tetap
Yesus berdoa di Bukit meminta agar kehendak
Zaitun meminta Bapa Bapa yang jadi, dan
mengambil “cawan dari abaikan Dia. Bahkan
pada-Nya;” yang berarti pada saat Dia terpaku di
kematian-Nya di kayu kayu salib dengan nafas
salib. Ini menunjukkan kehidupan yang
sisi manusiawi Yesus semakin menipis, Yesus
(Luk 22:39-46). Tidak tetap mengajarkan kita
sulit untuk pentingnya ketaatan
membayangkan seberat kepada Firman Allah
apa antisipasi-Nya dan pentingnya
terhadap peristiwa yang mempercayai Bapa
akan dihadapi-Nya ini. dalam setiap situasi.