Page 44 - Modul Integrasi PRB_Gempa Bumi
P. 44
9. Gelombang tsunami yang dihasilkan oleh gempa bumi dapat berinterferensi satu sama
lain saat gelombang tersebut bertemu di lokasi tertentu. Fenomena interferensi ini dapat
menyebabkan peningkatan atau penurunan amplitudo gelombang yang datang.
Manakah pernyataan yang benar mengenai interferensi gelombang tsunami yang terjadi
setelah gelombang-gelombang tersebut bertemu?
A. Interferensi konstruktif akan meningkatkan amplitudo gelombang dan memperburuk
dampak tsunami di daerah yang terpengaruh.
B. Interferensi destruktif menyebabkan gelombang tsunami saling mengurangi
amplitudo, sehingga mengurangi dampaknya di daerah yang terpengaruh.
C. Interferensi hanya terjadi pada gelombang tsunami yang memiliki frekuensi yang
sama.
D. Interferensi konstruktif hanya terjadi pada gelombang dengan panjang gelombang
yang berbeda
10. Gelombang seismik yang dihasilkan oleh gempa bumi dapat berinterferensi satu sama
lain ketika gelombang-gelombang tersebut bertemu di lokasi tertentu. Pada pertemuan
dua gelombang seismik dengan fase yang sama, fenomena interferensi yang terjadi
adalah:
A. Interferensi konstruktif yang menyebabkan amplitudo gabungan gelombang seismik
menjadi lebih besar, memperburuk dampak gempa.
B. Interferensi destruktif yang menyebabkan gelombang-gelombang tersebut salin
mengurangi amplitudonya, mengurangi dampak gempa.
C. Gelombang akan berhenti total ketika bertemu, tidak ada dampak terhadap daerah
yang terpengaruh.
D. Gelombang seismik akan mengubah frekuensi dan panjang gelombang saat
berinterferensi
Hal 44