Page 33 - E-Modul IML
P. 33
produksi Mitsubitshi FX3 dan kemasan Modular produksi Siemens. Unit
input/output ini dapat berupa unit input/output diskret, atau modul-modul analog
seperti unit kontrol PID, A/D, D/A, dan lain sebagainya yang dapat dibeli secara
terpisah dari unit CPU PLC tersebut.
(a) (b)
Gambar 8. Klasifikasi PLC berdasarkan kemasan (a) Modular (b) Compact
PLC dengan kemasan modular yang diperagakan pada gambar 8 ini lebih
popular dikalangan industri, karena disamping fleksibilitas jumlah input/outputnya
yang dapat ditambah (diperluas), keuntungan lainnya adalah unsur keselamatan
dan ekonomis yang apabila terjadi kerusakan pada satu modul tidak perlu
mengganti PLC secara keseluruhan.
3. Perbandingan PLC dengan Kontrol Magnetik
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, perancangan PLC pada awalnya di-
maksudkan untuk menggantikan kontrol magnetik dengan relay logic yang tidak
fleksibel. Beberapa keuntungan penggunaan PLC dibanding kontrol magnetik untuk
pengontrolan mesin atau proses di antaranya adalah:
a. Bersifat Flexible, artinya fungsi kontrol dapat secara mudah diubah dengan
mengganti program melalui software tanpa mengubah pengawatannya.
b. Waktu implementasi proyek dapat diselesaikan secara lebih cepat, larena
hanya menghubungkan PLC dengan peralatan luar dan selebihnya
dihubungkan secara softwired dengan program PLC
c. Pengabelan (wiring) relatif sederhana dan rapi, karena logika-logika kendali
dibangun di dalam PLC secara software. Gambar 9 memperagakan
perbandingan tersebut secara fisik.
Modul Pembelajaran 19
Motor Control Trainer dan PLC Trainer