Page 230 - Portofolio_Fajar Rachman 2024-2026
P. 230
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
eksperimen semu (quasi-experimental design). Pendekatan ini dipilih
karena bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan chatbot
pembelajaran CEMARA terhadap pemahaman literasi sains siswa melalui
perlakuan (treatment) yang terkontrol.
Menurut Sugiyono (2022), penelitian eksperimen semu digunakan
ketika peneliti tidak memiliki kontrol penuh terhadap variabel bebas,
namun tetap ingin melihat hubungan sebab-akibat. Dengan demikian,
penelitian ini membandingkan hasil belajar antara kelompok eksperimen
(menggunakan chatbot CEMARA) dan kelompok kontrol (menggunakan
metode konvensional).
3.2 Desain Penelitian
Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control
Group Design, dengan dua kelompok adalah sebagai berikut:
a) Kelompok Eksperimen (E)
Pembelajaran dengan bantuan chatbot CEMARA.
b) Kelompok Kontrol (K)
Pembelajaran konvensional tanpa chatbot.
Tabel 1. Desainnya Penelitian
Kelompok Pre-test Perlakuan Post-test
Eksperimen O₁ X O₂
Kontrol O₃ – O₄
Keterangan:
O₁, O₃ = Tes awal untuk mengukur kemampuan awal literasi sains.
X = Perlakuan berupa penggunaan chatbot CEMARA.
O₂, O₄ = Tes akhir untuk mengukur peningkatan literasi sains setelah perlakuan.
3.3 Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) 6 Jakarta
Timur. Penelitian direncanakan pada semester genap tahun ajaran
2025/2026, yakni mulai dari bulan Juni sampai September 2025, meliputi
tahap persiapan, pengumpulan data, hingga analisis data.
3.4 Populasi dan Sampel Penelitian
3.4.1 Populasi
Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri
[nama sekolah], yang mengikuti mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
(IPA) pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026.
11

