Page 279 - Portofolio_Fajar Rachman 2024-2026
P. 279
b) Besaran Sampel
(1) Dasar perhitungan
Menggunakan rumus Cochran untuk populasi besar dengan
tingkat kepercayaan 95% (z=1.96), p=0.5 (maksimum variabilitas),
dan margin of error (e) = 5% → n₀ ≈ 384.
(2) Pembulatan praktis & pembagian per kelompok
Ditargetkan 400 responden valid sebagai sampel akhir untuk
analisis inferensial.
(3) Pembagian per kelompok
Penelitian menilai sisi operasional (pengemudi) dan sisi
permintaan (pengguna), alokasi dibuat 50% pengemudi (200) dan
50% pengguna (200).
(4) Cadangan non-response
Menyarankan oversampling 20% untuk mengantisipasi non-
response/invalid, yaitu: target survei awal = 480 responden (240
pengemudi + 240 pengguna). Teknik Pengambilan Sampel
c) Kriteria Inklusi dan Eksklusi
(1) Inklusi pengemudi
Aktif menerima order selama minimal 3 bulan terakhir di kota
penelitian; bersedia mengisi kuesioner dan wawancara;
memberikan data jarak tempuh rata-rata/hari dan konsumsi bahan
bakar (self-report) atau akses log perjalanan (jika tersedia).
(2) Inklusi pengguna
Pernah menggunakan layanan transportasi online minimal 3 kali
dalam 1 bulan terakhir; bersedia mengisi kuesioner.
(3) Eksklusi
responden tidak lengkap datanya, menolak memberi informed
consent, atau bukan warga/pekerja inti di kota penelitian.
d) Teknik Sampel Lapangan dan Validasi
(1) Desain sampling: Multistage stratified sampling
a. Tahap 1
Strata wilayah: tiga kota penelitian (Jakarta, Depok, Bogor).
b. Tahap 2
Strata per peran: pengemudi vs pengguna.
c. Tahap 3
d. Sub-strata (pengemudi): jenis kendaraan (sepeda motor/
mobil).
e. Tahap 4
Pemilihan unit sampling: simple random sampling (data
tersedia) atau systematic/intercept sampling di lapangan (titik
berkumpul driver, terminal, titik ramai pengguna), daftar tidak
dapat diakses.
(2) Alokasi per kota (proporsional berdasarkan bobot aktivitas
transportasi online / ukuran kota)
a. Jakarta: 50% = ± 200 responden (100 pengemudi + 100
pengguna)
13

