Page 618 - Laporan PPL PPG Daljab Tahap 3
P. 618
2. Melaksanakan pengukurn rangkaian seri, parallel, dan campuran
dari tahanan dan tegangan secara tepat dengan percaya diri
B. TEORI DASAR
1. Mengukur Resistansi
a. Letakkan selector atau batas ukur (BU) resistansi yang sesuai.
b. Hubungkan kedua ujung probe (colokan) jadi satu. Bila jarus
belum bisa menunjuk skala pada titik nol putar ohm ADJ sampai
jarum menunjukkan nol.
c. Hitung nilai resistansi yang terukur
R=BU x JP
R = resistansi yang diukur (Ohm)
BU= Batas ukur yang digunakan
JP= Penunjukkan jarum pada skala
2. Mengukur Arus listrik
a. Pilih atas ukur yang paling tepat
b. Ukur secara seri rangkaian
c. Hitung nilai arus listrik yang terukur
x
=
3. Mengukur Arus listrik
a. Pilih atas ukur yang paling tepat
b. Ukur secara seri Paralel
c. Hitung nilai arus listrik yang terukur
x
=
4. Hukum Ohm yang berbunyi: kuat arus listrik yang mengalir melalui
sebuah penghantar listrik sebanding dengan tegangan (beda
potensial) antara dua titik pada penghantar tersebut, asalkan R
konstan.
R = hambatan listrik (ohm, Ω)
V = beda potensial atau tegangan (volt, V)
I = kuat arus listrik (ampere, A)
47

