Page 35 - E-book Edupart Fisika Berbasis PjBL_Neat
P. 35
Project Based Learning
nmv
Viskositas (kekentalan) fluida menyatakan besarnya gesekan yang
dialami oleh suatu fluida saat mengalir. Pada pembahasan sebelumnya,
Andatelah mengetahui bahwa fluida ideal tidak memiliki viskositas. Dalam
kenyataannya, fluida yang ada dalam kehidupan sehari-hari adalah fluida
sejati. Oleh karena itu, bahasan mengenai viskositas hanya akan Anda
temukan pada fluida sejati, yaitu fluida yang memiliki sifat-sifat sebagai
berikut.
a. Dapat dimampatkan (kompresibel);
b. Mengalami gesekan saat mengalir (memiliki viskositas);
c. Alirannya turbulen.
Fluida yang riil memiliki gesekan internal yang besarnya tertentu dan
disebut viskositas. Viskositas ada pada zat cair maupun gas, dan pada intinya
merupakan gaya gesek antara lapisan-lapisan yang bersisian pada fluida pada
waktu lapisan-lapisan tersebut bergerak antar keduanya. Pada zat cair,
viskositas tersebut disebabkan oleh gaya kohesi, yaitu gaya tarik-menarik
antarmolekul-molekul sejenis. Pada gas, viskositas muncul dari tumbukan
antarmolekul. Terutama dalam arus turbulen, viskositas ini naik sangat cepat.
Ketika seorang penerjun jatuh kecepatannya bertambah. Keadaan tersebut
berimplikasi pada bertambahnya gaya viskositas udara yang arahnya ke atas.
Pada suatu saat, gaya tahan ke atas ini akan menjadi sama dengan beratnya,
sehingga penerjun mencapai kecepatan yang konstan yang bergantung pada
berat dan ukuran parasutnya. Kecepatan ini disebut kecepatan terminal.
Adapun besar gaya viskositas dan kecepatan terminal dirumuskan:
Fs = 6 Ƞ = ( − )
Keterangan:
Fs : gaya hambat (N)
η : koefisien viskositas (Pa.s)
r : jari-jari bola (m)
v : kecepatan konstan atau terminal (m/s)
g : percepatan gravitasi (m/s)
27