Page 156 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 156
11. Kemampuan berorganisasi dan pendelegasian (kemempuan
berorganisasi). Menyiapkan secara efisien pemanfaatan sumber daya
manusia, dan sumber-sumber lainnya. Mengorganisasikan kegiatan-
kegiatan kelompok agar perencanaan dapat diimplementasikan.
12. Komunikasi (Penyampaian gagasan secara pribadi). Mampu
menyampaikan gagasan secara jelas, baik melalui tulisan maupun lisan.
Mampu menyampaikan gagasan secara terbuka, jenius, dan tidak
mengancam. Efektif dalam mempergunakan alat Bantu visual,
grafik, teknik, dan simbol-simbol, agar gagasan itu mencapai
persetujuan. Gagasan tertulis dituangkan secara jelas singkat
berdasarkan bahasan yang benar dan baku.
C TEORI MUNCULNYA KEPEMIMPINAN
Munculnya seorang pemimpin dapat dijelaskan dengan teori yang
ada. Paling tidak terdapat tiga teori tentang kemunculan pemimpin yaitu
teori genetis, sosial, dan ekologis/sintesis. Ketiga teori munculnya pemimpin
tersebut dapat diringkas dalam tabel berikut:
1) .Teori GenetisInti dari ajaran teori ini tersimpul dalam sebutan yang
mengatakan bahwa: “leaders are born and not made”. Para penganut
teori ini mengatakan bahwa seseorang akan menjadi pemimpin karena
ia telah dilahirkan dengan bakat-bakat kepemimpinan. Berbicara
mengenai takdir, secara filosofis pandangan ini tergolong kepada
pendangan yang fatalistis atau diterministis.
2) Teori SosialInti ajaran teori sosial ini ialah bahwa “leaders are made
and not born”, jadi merupakan kebalikan dari teori genetis. Teori ini
mengetengahkan pendapat yang mengatakan bahwa setiap orang bisa
menjadi pemimpin apabila diberikan pendidikan dan pengalaman yang
cukup.
3) Teori EkologisTeori ekologis ini pada intinya berarti bahwa seseorang
hanya akan berhasil menjadi pemimpin yang baik apabila ia pada
150

