Page 50 - kejatuhan cinta_Neat
P. 50

Bahagia dan kesedihan



                 kejam.  Seperti  dia  yang  meninggalkan
                 tanpa alasan. Aku tetap pada janjiku. Tak –
                 kan ku maafkan walau bumi menelan.

                        Tetapi  terus  saja  dia  tak  menyerah
                 begitu  saja  untuk  mendapatkan  maaf.
                 Setiap hari dalam waktu yang cukup lama
                 ( sampai aku tak ingat seberapa lama ) surat
                 – surat  tanpa raga dan suara itu terus  saja
                 datang. Datang membangkitkan emosi yang
                 ada. Datang mengingatkan apa yang pernah
                 terjadi.  Datang  menyakiti.  Dan  terus  saja
                 datang  menghampiri.  Seolah  air  yang  tak
                 pernah  mengalir.  Seperti  api  yang  tak
                 pernah  padam.  Seperti  angin  yang  tak
                 pernah berhenti berhembus.

                        Dia  tak  menyerah  dan  akan
                 mungkin  terus  mencoba  sampai  iba  di
                 dapatkannya.  Dan  aku  juga  tak  –  akan



                 45| Sebuah Catatan Pendek
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55