Page 48 - EDISI II - Juli 2024
P. 48

12 YARD





                   Lain turnamen, lain juga kompetisi. Tanpa

               kompetisi berjalan, perputaran ekonomi di industri
               sepak bola pun menjadi tantangan pihak
               manajemen untuk mempertanggungjawabkan           Itu sesuatu yang normal di sepak
               sponsor yang membiayai Persib kala itu.
                   “Memang di tengah dinamika seperti itu        bola. Pemain datang dan pergi.
               kami harus melakukan pendekatan dengan            Pengurus, manajemen datang
               masing-masing sponsor kami, partner kami. Jadi      dan pergi. Akan tetapi, tetap

               kami mencoba menjelaskan cari win-win solution,     klub harus memaksimalkan.
               karena pada akhirnya mereka harus tetap hidup,    Itu sudah suatu keputusan dari
               mereka harus mendapatkan juga benefit kerja
               sama dengan kami. Saat itu kami cari win-win      manajemen dan kami jalankan.”
               solution agar kedua belah pihak bisa tetap                   TEDDY TJAHJONO
               memaksimalkan kerja sama,” ujarnya.                  Eks Sporting Director PT Persib Bandung
                   Keterbatasan finansial menjadi efek domino                  Bermartabat
               bagi pembayaran gaji pemain di masa sanksi
               FIFA ini. Manajemen pun membuat kebijakan       Posisi Djadjang Nurdjaman diganti oleh Dejan

               baru terkait cara pembayaran gaji, bukan lagi   Antonic yang membawa gerbong pemain.
               pembayaran per bulan seperti saat kompetisi         Di era kepelatihan Dejan, sejumlah pemain
               masih bergulir dengan normal.                   baru hadir seperti Kim Jeffrey Kurniawan, David
                   “Akhirnya masuk juga waktu Piala Presiden   Laly, Hermawan, Rahmad Hidayat, Samsul Arif,
               sistem penggajian juga berbeda. Artinya di tengah   Purwaka Yudhi dan Rudolof Yanto Basna. Bahan
               situasi yang sulit kami ingin sama-sama untuk   baku tim yang membawa Persib menjadi juara
               ‘yuk semua saling mengalah untuk tujuan yang    liga di musim 2014 berubah signifikan. Namun,

               lebih baik’,” kenang Teddy.                     bagi Teddy ini merupakan upaya agar kekuatan
                   Ada dua turnamen yang dimainkan di 2015,    tim tidak merosot dan punya peluang untuk
               setelah Piala Presiden, Persib berpartisipasi di   terus menjadi juara.
               Piala Jenderal Sudirman. Sayang di event ini,       “Itu sesuatu yang normal di sepak bola.
               Maung Bandung tidak bisa berbicara banyak.      Pemain datang dan pergi. Pengurus, manajemen
               Kondisi tim pun mulai tidak kondusif. Alhasil,   datang dan pergi. Akan tetapi, tetap klub harus
               eksodus pemain pun terjadi dengan hijrahnya     memaksimalkan. Itu sudah suatu keputusan dari
               beberapa pemain seperti Konate Makan, Ilija     manajemen dan kami jalankan,” ujarnya.
               Spasojevic, Firman Utina, Supardi, Muhammad         Sayang, Persib tidak mampu menjadi juara

               Ridwan dan Supardi.                             di liga non resmi ini. Maung Bandung harus puas
                   Situasi PSSI yang masih dibekukan FIFA juga   berada di peringkat lima klasemen akhir. Dejan
               akhirnya direspons dengan digelarnya liga tidak   Antonic yang menjadi pelatih di awal musim
               resmi bertajuk Indonesia Soccer Championship    juga hanya bertugas seumur jagung karena
               2016. Di momen ini, Persib mulai melakukan      performa tidak memuaskan dan posisi nakhoda
               perombakan materi pemain dan juga pelatih.      tim kembali dipegang oleh Djadjang Nurdjaman.




        48      Onenews Magazine
                EDISI JULI 2024
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53