Page 185 - EBOOK PAI E ANGKATAN 2018 2019
P. 185
membayarnya. Ulama sepakat bahwa orang yang berhutang yang disebabkan
karena membiayai upaya meredam perselisihan yang berpotensi besar akan
menimbulkan pertumpahan darah dan orang yang berjuang mengajar di
pedesaan sehingga ia harus berhutang untuk membayar biaya transportasi dan
yang sejenisnya maka ia juga termasuk ghorim sehingga berhak menerima
zakat untuk membayar hutangnya.
7. Fi sabilillah
Fi sabilillah bermakna pada jalan menuju Allah. Berdasarkan makna
tersebut, dapat diketahui bahwa fi sabilillah memiliki ruang lingkup yang luas.
Mayoritas (jumhur) ulama menjelaskan bahwa fi sabilillah adalah usaha
mempertahankan dan mempejuangkan agama Allah. Sehingga mereka yang
tidak memperoleh gaji dari negara berhak menerima zakat untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya karena ia tidak memiliki waktu untuk bekerja disebabkan
waktunya dihabiskan untuk mempertahankan dan memperjuangkan agama
Allah. Meskipun demikian, terdapat mufassirin yang berpandangan bahwa fi
sabilillah juga meliputi keperluan publik, misalnya membangun masjid,
mendirikan sekolah, membangun rumah singgah, dan sebagainya.
8. Ibnu sabil
Secara etimologi ibnu sabiltersusun dari dua kata yaitu ibnu yang
memiliki arti anak dan sabil yang memiliki arti jalan. Sehingga ibnu
sabilbermakna anak jalan, artinya ialah orang yang tengah berada dalam sebuah
rihlah atau yang lebih dikenal dengan sebutan musafir.
Sumber: www. freepik.com
172

