Page 279 - EBOOK PAI E ANGKATAN2018/2019
P. 279
j) Setiap melakukan rangkaian tawaf agar kiranya peserta berhati2 dan tetap
menjaga whudunya agar tidak menjadi batal dengan berbagai perkara
yang membatalkannya.
k) Tetap bersabar dan mengendalikan diri dan tetap dalam antrian ketika
tempat tawaf menjadi sangat ramai.
l) Tawaf bisa dilakukan disetiap lantai dari 1-4.
m) Ketiaka lampu berwarna hijau bertanda bahwa peserta melakukan tawaf
dengan menghadap hajar aswad. Kemudian setelah semua rangkaian
putaran dilakukan maka peserta mengakhirinya dengan menghadap
kembali pada hajar aswad sebagaimana pada saaat memulai tawaf yang
ditandaia juga dengan lampu berwarna hijau.
n) Peserta yang mengalami gangguan atau merasa kurang sehat bisa
melakukan tawaf menggunakan sofa rida dilantai 1-4.
o) Sepanjang tawaf peserta dilarang menmegang dinding kabah, hijr ismail
serta pondasi kabah.
p) Disunnahkan mencium hajar aswad bamjn jika suasana di dekat hajar
aswad tidak mendukung maka bisa tidak dilakukan agar tidak terjadi
desakan.
q) Ketika merasa ragu pada jumlah putaran tawaf yang telah dilakukan.
Maka peserta harus memulai kembali pada putaran tawaf paling sedikit
dan dinaikkan sampai 7 putaran.
r) Sesudah thawaf disunnahkan melakukan thawaf 2 rakaat dibelakang
makam ibrahi ataupun tempat manapun di masjidil haram setelah itu
berdo’a.
s) Dianjurkan berdoa pada multazan yang posisinya diantara hajar aswad
dan pintu ka’ bah namun bisa juga dilakukan hanya dengan mengarahkan
diri berhadapan dengan multazan jika memang kondisi tidak
memungkinkan.
265

