Page 49 - Kelas X Prakarya dan Kewirausahaan BS Sem 2 press
P. 49
4. Cetak Saring
Cetak tinggi, cetak dalam dan cetak datar pada prinsipnya
mengaplikasikan tinta pada bidang acuan cetak dan kemudian
memindahkan tinta dari bidang acuan cetak ke permukaan kertas atau
permukaan datar lainnya. Berbeda dengan ketiga jenis teknik cetak
tersebut, cetak saring mengaplikasikan tinta langsung pada permukaan
bidang datar. Gambar dihasilkan dengan memberikan lapisan
penghalang tinta sesuai gambar yang diinginkan. Berbeda pula dengan
teknik cetak tinggi, cetak dalam dan cetak datar yang menghasilkan
gambar terbalik (reverse), cetak saring menghasilkan gambar yang sama
dengan acuan cetaknya. Acuan cetak pada cetak saring dapat berupa
stensil (pola gambar) yang diletakan di antara kertas dengan screen atau
dengan mencetakkan gambar acuan pada screen. Teknik cetak saring
pada umumnya menggunakan screen. Maka, teknik ini dikenal dengan
sebutan screen printing. Cetak saring dikenal pula dengan sebutan sablon.
Teknik cetak saring dengan menggunakan stensil dapat dilakukan tanpa
screen, yaitu dengan langsung menyemprotkan pewarna pada bidang
datar yang sudah dilapisi stensil (pola gambar). Teknik tersebut serupa
dengan teknik yang digunakan pada lukisan prasejarah cetakan tangan
pada gua.
Acuan Gambar Pewarnaan
A Stensil Semprot
B Stensil Sablon
C Emulsi pada screen Sablon
Prakarya dan Kewirausahaan 43