Page 51 - Kelas X Sejarah Indonesia BS press
P. 51

menetap dan domestikasi hewan dan tanaman. Pendatang yang
                 berbicara dengan  tutur Austronesia ini  diperkirakan  datang  dari
                 Taiwan  dengan   kedatangan  awal  Sulawesi  juga kemungkinan
                 Kalimantan. Dari sinilah mereka kemudian menyebar ke berbagai
                 pelosok Kepulauan   Nusantara.  Pendatang  yang  lain  tampaknya
                 berasal dari Asia Tenggara Daratan. Mereka menggunakan bahasa
                 Austroasiatik.  Mereka ini  dapat mencapai  Kepulauan  Nusantara
                 bagian  barat melalui  Malaysia.  Teori  inilah  yang  seringkali  oleh
                 para ahli  disebut sebagai  teori  Out of Taiwan.  Pertemuan  para
                 pendatang ini dengan populasi Australomelanesia pun tak dapat
                 dielakkan,  sehingga terjadi  kohabitasi.  Adaptasi  dan  interaksi
                 diantara sesama pun terjadi hingga mereka melakukan perkawinan
                 campuran.    Interaksi  budaya dan  dalam beberapa hal    silang
                 genetika pun tak dapat dihindari. Proses interaksi yang berlanjut
                 memperlihatkan keturunan Ras Australomelanesid yang sekarang
                 lebih dikenal sebagai populasi Melanesia.
                       Pendapat Harry   Truman   tersebut dikuatkan   oleh  hasil
                 penelitian  yang  dilakukan  oleh  Herawati  Sudoyo.  Dalam studi
                 genetika   terbaru  menunjukkan    bahwa,    genetika  manusia
                 Indonesia saat ini kebanyakan adalah campuran, berasal dari dua
                 atau lebih populasi moyang. Secara gradual, presentasi genetikan
                 Austronesia lebih  dominan  di  bagian  timur Indonesia.  Sekalipun
                 kecil  porsinya,  genetika Papua ada hampir di  seluruh  wilayah
                 bagian barat Indonesia. Hal ini menunjukkan, bahwa di masa lalu
                 terjadi percampuran genetika dibandingkan penggantian populasi.
                       Demikian  pula dari  sudut penggunaan  bahasa,  Kepulauan
                 Indonesia yang  mempunyai    lebih  dari  700  etnis,  dengan  706
                 bahasa daerah    dapat digolongkan   dalam dua bagian,    yaitu
                 penutur Austronesia dan     non-Austronesia atau   lebih  sering
                 disebut sebagai Papua. Multamia RMT Lauder menjelaskan bahwa
                 telah  terjadi  pinjam-meminjam leksikal  antara bahasa-bahasa
                 non-Austronesia dengan   Austronesia.  Diperkirakan  lebih  dari  30
                 % dari  semua bahasa yang    hidup  saat ini  adalah  bahasa Non-







                                                                                  Sejarah Indonesia  43
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56