Page 169 - MODUL GP MATEMATIKA SMA - E
P. 169
Modul Pelatihan Matematika SMA
4. Beberapa ketentuan dalam pengembangan indikator pencapaian kompetensi
sebagai berikut.
Untuk satu KD dirumuskan minimal ke dalam dua indikator pencapaian
kompetensi. Jumlah dan variasi rumusan indikator disesuaikan dengan
karakteristik, kedalaman, dan keluasan KD, serta disesuaikan dengan
karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan.
Perumusan indikator dalam bentuk kata kerja operasional yang dapat
diukur atau diamati kinerjanya melalui penilaian.
Rumusan indikator hendaknya relevan dan merinci kompetensi dasar
sehingga dapat digunakan sebagai acuan pembelajaran dan penilaian dalam
mencapai kompetensi.
Rumusan indikator hendaknya disesuaikan dengan prinsip-prinsip
pembelajaran matematika berdasarkan masalah, memberikan pengalaman
belajar bagi siswa, seperti menyelesaikan masalah otentik (masalah
bersumber dari fakta dan lingkungan budaya), berkolaborasi, berbagi
pengetahuan, saling membantu, berdiskusi dalam menyelesaikan masalah.
Rumusan indikator berbeda dengan tujuan pembelajaran. Rumusan tujuan
pembelajaran merupakan kemampuan atau hasil belajar yang dicapai
dikaitkan dengan kondisi, situasi, karakteristik pembelajaran/ peserta
didik/ satuan pendidikan/ daerah.
5. Mintalah teman sejawat untuk memeriksa jawaban Anda. Mintalah teman Anda
memberikan skor sesuai dengan ketentuan-ketentuan penyusunan indikator
kompetensi. Jika hasilnya masih kurang dari 80% Anda masih perlu
mencermati kembali uraian materinya
Pedoman penilaian setiap nomor: 1, 2, 3, dan 4
KRITERIA SKOR
Tidak menjawab, atau jawaban tidak sesuai sama sekali dengan kunci
0
jawaban yang telah tersedia
Jawaban memiliki sedikit kesamaan ide dengan kunci jawaban yang telah
1.5
tersedia
83

