Page 5 - KARUNIA DAN RAHMAT
P. 5
Allah menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya,
dan Allah mempunyai karunia yang besar. (Al Qur’an surat (03) Ali ‘Imran
ayat 74)
Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tiada
menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu.
Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi)
rahmat-Nya (kenabian); dan Allah mempunyai karunia yang besar.
(Al Qur’an surat (02) Al Baqarah ayat 105)
Tuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Dia akan memberi rahmat
kepadamu jika Dia menghendaki dan Dia akan mengazabmu, jika Dia
menghendaki. Dan Kami tidaklah mengutusmu untuk menjadi penjaga bagi
mereka. (Al Qur’an surat (17) Al Israa’ ayat 54)
Dia memasukkan siapa yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya
(surga). Dan bagi orang-orang zalim disediakan-Nya azab yang pedih.
(Al Qur’an surat (76) Al Insaan ayat 31)
Karena hanya Allah yang Maha Mengetahui isi hati manusia dan karena
hanya Allah yang berhak menilai dan memvonis ketakwaan manusia.
Katakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing".
Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.
(Al Qur’an surat (17) Al Israa’ ayat 84)
Dan sesungguhnya Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang
beriman; dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang munafik.
(Al Qur’an surat (29) Al Ankabuut ayat 11)
Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang
demikian itu?" Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah),
pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya
sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) istri-
istri yang disucikan serta keridaan Allah: Dan Allah Maha Melihat akan
hamba-hamba-Nya. (Al Qur’an surat (03) Ali ‘Imran ayat 15)
(Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain
dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas
ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan) mu ketika
Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut
ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling
KARUNIA DAN RAHMAT iv