Page 10 - KUMPULAN HADITS KERUKUNAN
P. 10

Ad.4.2. Hadits pengikut Nabi yang dhaif (palsu)

                               Hadits  ini  mengaku-ngaku  pengikut  para  Nabi  /para  Rasul
                               tetapi  musuh  para  Nabi/para  Rasul  yang  mengatasnamakan
                               par Nabi/para Rasul.

                               Hadits yang mereka buat mengatasnamakan Nabi bahwa Nabi

                               telah bersabda, tetapi Nabi tidak pernah bersabda seperti itu.
                               Itu  hanya  buah  pikirannya  sendiri  untuk  kepentingan  uang,
                               harta, tahta dan wanita.

                               Hadits ini Hadits Nabi terakhir yang ditambah atau dikurangi
                               atau tidak lengkap utuh atau hanya ayat-ayat Nabi-nabi jaman
                               dahulu  sebelum  dilengkapi  oleh  Allah  melalui  Nabi  terakhir
                               yaitu Nabi Muhammad Saw atau Al Qur’an.

                               Hadits  ini  biasanya  disebut  oleh  para  agamawan  disebut
                               Hadits Palsu (Hadits tidak sahih) karena tidak sesuai dengan
                               wahyu  ilahi  secara  utuh    yang  tertera  di  kitab  suci  terakhir
                               yaitu  kumpulan  Al  Furqaan  sebagai  wahyu  terakhir  yang
                               diulang  kembali  oleh  Allah  secara  utuh  100%  dan
                               disederhanakan  dimudahkan  keinginan-keinginan  Allah  oleh
                               Nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad Saw.  Hati-hatilah dengan
                               Hadits-Hadits      palsu,         ucapan-ucapan         manusia       yang
                               mengatasnamakan  Nabi  apalagi  mereka  sangat  berani
                               mengatasnamakan  perkataan  Allah  dan  Nabi  dan  mereka
                               ucapkan  di  rumah-rumah  ibadah  tetapi  ucapannya  itu  tidak

                               sesuai, tidak ada di kumpulan wahyu Allah yaitu Al Qur’an.

                               Biasanya  mereka  hanya  membicarakanya  katanya-katanya,
                               para  pendengar  atau  masyarakat  tidak  dibiasakan  melihat
                               atau  memeriksa  langsung  kebenaran  isi  Al  Qur’an  secara
                               bersama-sama.    Itulah  ilmu  politik  para  ”Adu  Domba”  para
                               penjajah bangsa.





                                                                                                       9
                                                                        KUMPULAN HADITS
   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15