Page 17 - KUMPULAN HADITS KERUKUNAN
P. 17

Nabi  shallallahu  ‘alaihi  biasa  membaca  ta’awwudz  dengan  lafal,
                           “A’udzu  billahi  minasy  syaiythaanirrajiim,  min  hamazihi,  wa
                           nafkhihi, wa naftsihi.” Dengan arti, “Aku berlindung kepada Allah
                           dari setan yang terkutuk, dari semburannya (yang menyebabkan
                           gila),  dari  kesombongannya,  dan  dari  hembusannya  (yang
                           menyebabkan  kerusakan  akhlaq).  ”(H.R.  Abu  Dawud,  Ibnu

                           Majah, Ad-Daraquthni, dan Hakim )

                           Pernah juga Rasulullah shallallahu ‘alaihi membaca dengan lafal,
                           “A’udzu billahis samii-il a’liimi, minasy syaiythaanirrajiim.” Dengan
                           arti,  “Aku  berlindung  kepada  Allah  yang  Maha  Mendengar  lagi
                           Maha  Mengetahui  dari  setan  yang  terkutuk.”  (H.R.  Abu  Dawud
                           dan At-Tirmidzi)

                    1.4.  Berjanji dalam hati untuk berniat Beriman kepada Allah,
                           Niat  Melaksanakan  Perintah-perintah  Allah  dan  Niat
                           Tidak  Melaksanakan  atau  Menjauhi  Larangan-larangan
                           Allah (QS. 2:21; 15:99; 19:36, 96; 3:51; 43:64; 35:7, 15, 35)

                           Sesungguhnya  amal-amal  perbuatan  itu  tergantung  kepada
                           niatnya dan sesungguhnya bagi setiap orang itu (hasilnya) sesuai
                           dengan apa yang diniatinya (H.R. Bukhari & Muslim)

                           Sesungguhnya  setiap  perbuatan  tergantung  niatnya.  Dan
                           sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang
                           dia  niatkan.  Siapa  yang  hijrahnya  karena  (ingin  mendapatkan

                           keridhaan)  Allah  dan  Rasul-Nya,  maka  hijrahnya  kepada
                           (keridhaan)  Allah  dan  Rasul-Nya.  Dan  siapa  yang  hijrahnya
                           karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin
                           dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia
                           niatkan. (Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin
                           Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan
                           Abu  Al  Husain,  Muslim  bin  Al  Hajjaj  bin  Muslim  Al  Qusyairi  An
                           Naishaburi)




                                                                                                      16
                                                                        KUMPULAN HADITS
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22