Page 3 - KUMPULAN HADITS KERUKUNAN
P. 3
KATA PEMBUKA
Dari hasil perjalanan kami ke beberapa kepulauan Indonesia ternyata para
penjajah Bangsa telah berhasil membuat beberapa kelompok rakyat
Indonesia terprovokasi oleh oknum-oknum tokoh cetakan hasil karya
ukiran hati para penjajah. Sebagian rakyat Bangsa Indonesia terprovokasi
oleh para penjajah bangsa untuk tidak percaya dan tidak mengerjakan
Pancasila yang berjiwa Bhinneka Tunggal Ika. Kelompok-kelompok itu yang
terprovokasimengajarkan dan mempelajari Agama tetapi akhirnya
menuhankannya Agamanya, bahkan ada yang menuhankan gurunya
untuk anti Pancasila yang tidak berjiwa Bhinneka Tunggal Ika, parahnya
lagi suka menyalahkan Suku Bangsa, Budaya dan Agama orang Lain,
merasa mereka yang paling suci.
Para penjajah Bangsa kita telah berhasil mencetak pola pikir “Adu Domba”
yang mengatasnamakan Agama sehingga para penjajah dapat dengan
mudah mengambil hasil bumi Bangsa Indonesia untuk kelompok yang
mengakibatkan sebagian besar rakyat Indonesia kita merana sengsara.
Oleh karena keadaan seperti itu, marilah kita bersatu kembali dan mencoba
menyampaikan dan kita jangan menolak kenyataan ini, tetapi jangan juga
menghina dan menghakimi para korban teori para penjajah itu yang
suka meng ”Adu Domba”.
Semua mereka itu hanya sebagai korban dari para penjajah, mereka
tetap adalah saudara kita, marilah kita tolak perbuatan mereka itu,
dengan tetap bersabar dan berbuat baik kepada mereka, agar terbiasa
berbuat baik kepada sesama rakyat Bangsa Indonesia dan bersabar
mengembalikan mereka kepada Indonesia yang Bhinneka Tunggal
Ika dan Pancasila dan segera kembali juga ke UUD 45 walaupun ternyata
kita beraneka Suku Bangsa, Budaya dan beraneka Agama, itulah ciri khas
Indonesia, yang Bhinneka Tunggal Ika sebagai sisa-sisa Atlantis kita di
Dunia.
Berdasarkan pengamatan saya itu, hal itu bisa salah, bisa juga emosi,
tetapi saya sadar dan masih yakin, masih banyak anak putra putri
2
KUMPULAN HADITS