Page 8 - DATA FLIP
P. 8
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perguruan tinggi mempunyai peran dalam pembangunan. Peran tersebut
tidak hanya mendidik dan menyiapkan generasi muda menjadi manusia
pembangunan dengan mengkaji dan mengkembangkan ilmu pengetahuan, teknologi
dan seni (ipteks) sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tetapi juga berusaha agar
ipteks yang relevan dengan kebutuhan pembangunan itu, benar-benar sampai
kepada masyarakat dan dapat dimanfaatkan sebagaimana semestinya. Didasari
kesadaran penuh atas adanya kesenjangan antara teori yang diperoleh mahasiswa
dengan realita kebutuhan masyarakat dan munculnya tuntutan masyarakat atas mutu
lulusan Perguruan Tinggi yang mandiri dan siap mengantisipasi arah pengembangan
bangsa, perlu dibuka lebih luas peluang mahasiswa dalam berkarya dalam Kegiatan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai program intra kurikuler dilaksanakan sebagai salah
satu perwujudan dan tridharma perguruan tinggi. KKN adalah media untuk
mentransfer ipteks dan pengetahuan yang dimiliki mahasiswa.
Mahasiswa adalah luaran dari sistem pendidikan nasional yang akan menjadi
penggerak bangsa di masa depan. Mahasiswa yang berkualitas adalah mahasiswa
yang memiliki multi kecerdasan, yaitu kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan
sosial. Oleh karena itu, proses pembelajaran perguruan tinggi harus mampu
mengembangkan soft skills dan hard skills mahasiswa serta mampu membangkitkan,
menumbuhkan, dan mengembangkan berbagai dimensi kecerdasan tersebut. Soft
skills mahasiswa dapat dikembangkan melalui berbagai program, salah satunya
melalui pemberdayaan masyarakat.
Data dari berbagai sumber diketahui bahwa pada kenyataannya sebagian
besar lulusan perguruan tinggi cenderung lebih sebagai pencari kerja (job seeker)
daripada pencipta lapangan pekerjaan (job creator). Hal ini kemungkinan disebabkan
sistem pembelajaran yang diterapkan di berbagai perguruan tinggi saat ini masih
8

