Page 22 - E_Modul Indera Pada Manusia_Neat
P. 22
e. Buta Warna
Buta warna adalah ketidakmampuan mata untuk membedakan warna. Penyakit ini bersifat
menurun. Buta warna ada dua macam, yaitu buta warna total dan buta warna separuh. Buta
warna total hanya mampu melihat warna hitam saja (monokromat ). Sedangkan nuta warna
separuh tidak bisa melihat warna tertentu, yaitu merah (protonopia),biru (tritanopia), dan hijau
(deuteranopia).
f. Katarak
Katarak atau bular mata merupakan gangguan penglihatan. Penyebab katarak adalah lensa
mata keruh sehingga menghalangi masuknya cahaya pada retina, selain itu karena proses
ketuaan, sinar X, kencing manis, dan pemberian obat-obat tertentu dalam waktu yang lama.
Katarak dapat menimbulkan kebutaan tanpa rasa sakit. Penderita ini umumnya berumur di
atas 55 tahun. Kelainan mata ini dapat diatasi dengan operasimata.
g. Juling
Juling adalah kelainan mata yang disebabkan oleh ketidakserasianotot-otot mata. Jika
penderitanya masih anak-anak, maka dapat diperbaikidengan jalan operasi.
h. Astigmatisme
Astigmatisme atau mata silindris adalah gangguan mata yang disebabkan oleh ukuran lensa
mata atau kornea tidak rata, keadaan kelengkungan permukaan kornea atau lensa yang tidak
mulus. Akibatnya bila penderita melihat suatu kotak, garis-garis vertical terlihat kabur dan
garis horizontal terlihat jelas atau sebaliknya. Cacat ini dapat ditolong dengan kacamata
berlensa silindris.
i. Glaukoma
Tekanan di dalam bola mata yang terlalu tinggi. Tekanan normal bola mata adalah 24 mmHg.
Glaukoma sering menyerang orang-orang di atas usia 40 tahun. Dalam waktu lama, tekanan
yang tinggi ini dapat menekan dan merusak retina sehingga menimbulkankebutaan.
2. Gangguan Pada Telinga
Ada dua penyebab gangguan telinga, yaitu gangguan penghantar bunyi dan gangguan
saraf. Gangguan telinga yang disebabkan oleh gangguan saraf dan gangguan penghantar bunyi
bisa diatasi menggunakan alat pendengaran buatan. Alat ini mampu memperbesar gelombang
suara sebelum suara masuk ke telinga.
Modul Sistem Indra 14