Page 96 - Modul Geo Kelas X
P. 96
Indonesia merupakan contoh kota yang dibangun di tengah hutan-hutan belantara.
Pandangan Neo-Determinisme
Menurut geografer asal Australia, Griffith Taylor, perkembangan pertanian di Australia,
meskipun sudah didukung oleh teknologi, tetap akan dibatasi oleh salah satu faktor iklim yang
ada disana, yaitu curah hujan.
Selain itu, arahan-arahan pengembangan yang sudah ada dan dilaksanakan oleh Australia
umumnya berpedoman pada batasan-batasan yang sudah ditetapkan oleh alam.
Kebanyakan program yang melanggar batasan-batasan ini gagal atau dianggap tidak efektif.
Pemahaman ini dianggap sebagai Neo Determinism atau kerap disebut sebagai Stop-Go
Determinism. Disini, dianggap bahwa manusia dapat mengubah alam disekitarnya. Namun,
biaya untuk melaksanakan itu akan tinggi, sehingga lebih baik untuk mengikuti kaidah yang
sudah ditentukan oleh alam.
Secara umum, gagasan utama dari konsep neo determinisme ini adalah
Arahan pembangunan yang paling efektif dan efisien adalah dengan mengikuti arahan- arahan
dan batasan-batasan yang sudah ditetapkan oleh alam
Setiap tindakan untuk mengubah alam pasti akan ada biayanya, sehingga harus dihitung dan
dipikirkan apakah menguntungkan untuk melawan alam atau lebih baik mengikuti saja
Salah satu contoh yang mungkin cukup baik dari Neo Determinisme ini adalah Inggris dan
beberapa negara Eropa yang mulai menetapkan sistem manajemen sungai yang mengikuti
alam. Artinya, sungai-sungai yang rawan banjir tidak akan dibendung dan dibangun benteng-
benteng Levee di pinggir sungai. Hal ini terlalu mahal dan menghabiskan uang negara. Oleh
karena itu, lebih baik area ini dikosongkan dan diubah menjadi kawasan konservasi dan cagar
alam.
87
SMA Islam Al Azhar 2

