Page 50 - Modul_Alin
P. 50
c. Subphyllum Craniata
Setelah evolusi bangun tubuh dasar chordata, yang
terlihat pada Tunikata dan Lanselet, transisi utama
berikutnya dalam evolusi chordata adalah kemunculan
kepala. Chordata yang berkepala dikenal sebagai “Craniata”
(craniate, dari kata cranium, tengkorok). Asal usul kepala,
terdiri dari otak di ujung anterior batang saraf dorsal, mata
dan organ-organ pengindra lain, serta sebuah tengkorak
memungkinkan chordata mengoordinasikan gerakan dan
perilaku makan yang lebih kompleks.
Ciri-ciri Craniata, notochord tidak pernah berada di
depan otak, memiliki tengkorak, tulang belakang, kedua
tulang baik sejati maupun rawan, memiliki jantung, otak
berkembang dengan baik. Salah satu ciri yang hanya dimiiki
oleh craniata adalah bumbungan neural, sekumpulan sel yang
muncul di dekat tepi dorsal tabung neural yang sedang
menutup di dalam embrio, dapat saudara perhatikan pada
gambar 11. Sel-sel bumbungan neural menyebar ke seluruh
tubuh, bermunculan berbagai macam struktur, termasuk gigi,
beberapa tulang dan kartilago dari tengkorak, lapisan kulit
bagian dalam (dermis) dibagian wajah, beberapa macam
neuron, dan kapsul-kapsul indra yang menjadi tempat
perkembangan mata dan organ-organ indra yang lain.
37