Page 28 - Permen_8_Tahun_2020_1
P. 28
- 28 -
(2) Keran angkat berpindah yang mempunyai batang
penyangga (girder) ganda harus dilengkapi jalan
penyeberangan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. paling sedikit 45 cm (empat puluh lima
sentimeter) lebarnya di sepanjang kedua sisi
jcmbatan;
b. pada kedua ujung jembatan dapat mempunyai
lebar paling sedikit 38 cm (tiga puluh delapan
sentimeter); dan
c. sepanjang sisi jalan kaki yang terbuka harus
diberi pagar pengamein dan pengaman pinggir
(toeboard).
Pasal 45
Keran lokomotif [locomotifcrane) harus:
a. dilengkapi dengan penyambung otomatis pada kedua
ujung kereta angkutnya dan dapat dilepas dari setiap
ujung sisinya;
b. mempunyai ruang kemudi tersendiri dan/atau
menyatu dengan kabin, dilengkapi tangga yang
memiliki pegangan tangan;
c. memihki jarak antara meja putar dengan permukaan
kereta angkut (gerbong) sebagai dudukan paling
sedikit 35 cm (tiga puluh lima sentimeter); dan
d. dihubungtanahkan {grounding] untuk keran lokomotif
(locomotifcrane) tenaga listrik.
Pasal 46
(1) Keran dinding (wall crane/jib crane) yang dipasang
menggunakan pelat pasak pondasi tiang, harus
ditempatkan dan dikaitkan pada pondasi secara kuat.
(2) Dalam hal keran dinding (wall crane/jib crane]
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digerakan
dengan pengengkol oleh tenaga manusia, pengengkol
harus dilengkapi: