Page 34 - E-Modul Pengoperasian Kamera Digital dan Perawatan Peralatan Fotografi
P. 34
E-
odul M
gkuman
Ran
1. Diafragma (aperture) atau juga disebut dengan bukaan lensa,
berfungsi untuk mengatur jumlah volume cahaya yang masuk.
Diafragma dapat dianalogikan seperti sebuah jendela, semakin dibuka
maka semakin banyak cahaya yang masuk.
2. Shutter speed dapat diartikan sebagai durasi atau seberapa lama
terbukanya shutter atau rana sebagai pintu masuknya cahaya hingga
menutup kembali.
3. ISO dapat diartikan sebagai tingkat sensitivitas sensor kamera
terhadap cahaya yang mengenainya.
4. ISO yang dinaikkan akan memberikan kemungkinan munculnya efek
bitnik-bintik atau “noise/grain” seperti butiran pasir yang akan
mengganggu detail dari objek.
5. Kombinasi dari diafragma, shutter speed, dan ISO sering disebut
sebagai “segitiga fotografi”.
6. Teknik bluring atau biasa disebut juga slow speed, merupakan teknik
yang ingin memberikan kesan bergerak, dramatis dan juga artistic pada
objek.
7. Teknik panning merupakan salah satu teknik fotografi yang
memberikan kesan gerak foto pada dengan membuat background yang
blur sedangkan objek utama yang bergerak tetap terlihat tajam.
8. Teknik freezing shutter speed di set pada shutter tinggi. Teknik
freezing memberikan efek membeku pada objek yang sedang bergerak.
Desain
g | FILK
SMK
e
eg
N
Grafis
O
M UB
ri 11 M
alan
32
P
e
r
cetakan