Page 31 - E-LKPD Rensi Nofika Duri
P. 31

E-LKPD FISIKA
    Berbasis Problem Based Learning






         a. Pipa organa terbuka




                 Pada nada dasar sepanjang pipa organa terbuka terbentuk 1/2 gelombang,

            pada  nada  atas  ke  1  terbentuk  1  gelombang,    dan  pada  nada  atas  ke  2
            terbentuk 3/2 gelombang.

            Berdasarkan  data  di  atas  dapat  diambil  kesimpulan  bahwa  frekuensi  nada
            atas ke n pada pipa organa terbuka dapat ditentukan dengan rumus











               Perbandingan frekuensi nada-nada yang dihasilkan oleh sumber bunyi berupa

           pipa organa terbuka dengan frekuensi nada dasarnya merupakan bilangan bulat
           dengan perbandingan











             Keterangan:
             f0 = frekuensi dasar

             fn = frekuensi nada atas n = 1, 2, 3, … (Hz)
             λ   = panjang gelombang (m)
             L   = panjang pipa organa atau jarak antar simpul terbuka (m)

             v   = cepat rambat bunyi (m/s)







           b. Pipa organa tertutup




                   Pipa  organa  tetutup  adalah  sebuah  kolom  udara  yang  salah  satu  ujungnya
           tertutup  dan  ujung  yang  lain  terbuka.  Apabil  pipa  organan  ini  ditiup  akan
           dihasilkan pola gelombang stasioner dimana ujung yang tertutup selalu menjadi

           titik simpulnya.








                                                            5
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36