Page 16 - E-Book Biologi Terintegrasi ESQ Materi Keanekaragaman Hayati
P. 16
2. Keanekaragaman Tingkat Jenis
Keanekaragaman hayati tingkat jenis menunjukkan keanekaragaman atau variasi
yang terdapat pada berbagai jenis atau spesies makhluk hidup dalam genus yang
sama. Pada berbagai spesies tersebut terdapat perbedaan-perbedaan sifat. Contohnya
adalah tumbuhan ketela rambat (Ipomoea batatas) dan tumbuhan krangkungan
(Ipomoea crassicaulis). Meskipun berada dalam genus yang sama, yaitu Ipomoea,
kedua tumbuhan tersebut memiliki sifat-sifat yang berbeda. Ketela rambat tumbuh
merambat atau menjalar sedangkan krangkungan tumbuh tegak. Contoh lain adalah
pada genus Ficus, misalnya antara pohon beringin (Ficus benjamina) dan pohon preh
(Ficus ribes). Coba amati dan perhatikan Gambar 7. Keanekaragaman sifat-sifat
tersebut digunakan untuk menentukan kedudukan tumbuhan-tumbuhan tersebut dalam
takson atau kategori taksonomi.
a) b)
Gambar 7. Keanekaragaman jenis pada Ficus (a) Ficus benjamina (b) Ficus ribes
(Wibowo, 2021)
ESQ - Tanggung Jawab Sosial( Social Responsibility)
Keanekaragaman hayati tingkat jenis atau spesies mengacu pada keberagaman
makhluk hidup yang ada di suatu ekosistem. Setiap spesies memiliki peran
penting dalam menjaga keseimbangan alam. Allah SWT telah mengingatkan
dalam Al-Qur’an,
ْ ُ َ
ْ
َ
......ﺎَﻬِﺣﻼ ْ ﺻا َﺪ ْ ﻌَﺑ ِ ضْرَﻻا ﻰِﻓ ا ْ وُﺪ ِ ﺴﻔﺗ ﻻَو
ِ
"Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah)
memperbaikinya..." (QS. Al-A’raf: 56).
Ayat ini menegaskan bahwa menjaga keberagaman spesies adalah bagian dari
tanggung jawab sosial kita. Jika satu spesies punah akibat ulah manusia,
keseimbangan ekosistem dapat terganggu, yang pada akhirnya berdampak pada
kehidupan manusia sendiri.
E-Book Keanekaragaman Hayati
6