Page 7 - Modul Pembelajaran BLU
P. 7

❖  Pengelolaan  Keuangan  ❖  Kekayaan negara yang

                                                 sesuai     dengan      PP     dipisahkan

                                                 23/2005

                                              ❖  Pengelolaan        sesuai
                                                 dengan        mekanisme

                                                 APBN

                                              ❖  Kekayaan  Negara  yang

                                                 tidak dipisahkan




               1.2 Pengertian BLU
                    Badan Layanan Umum, yang selanjutnya disingkat BLU, adalah instansi di lingkungan

               Pemerintah  yang  dibentuk  untuk  memberikan  pelayanan  kepada  masyarakat  berupa

               penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan

               dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas.


               1.3 Tujuan dan Karakteristik BLU

                    BLU dibentuk  bertujuan untuk  meningkatkan pelayanan kepada masyarakat  untuk
               memajukan  kesejahteraan  umum  dan  mencerdaskan  kehidupan  bangsa  dengan

               memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip ekonomi dan

               produktivitas, dan penerapan Praktik Bisnis yang Sehat. Praktik Bisnis yang Sehat adalah

               penyelenggaraan  fungsi  organisasi  berdasarkan  kaidah-kaidah  manajemen  yang  baik

               dalam rangka pemberian layanan yang bermutu dan berkesinambungan.
                    BLU memiliki beberapa karakteristik yang menyebabkan adanya perbedaan dengan

               satker biasa atau BUMN, yaitu:

               a)  Termasuk instansi pemerintah (kekayaan negara yang tidak dipisahkan)

               b)  Menghasilkan barang/jasa yang seluruh/Sebagian dijual kepada masyarakat

               c)  Tidak mengutamakan mencari keuntungan

               d)  Dikelola otonom dengan prinsip efisiensi & produktivitas ala korporasi









                                                            2
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12