Page 8 - e-MODUL OKE
P. 8

RODI, S.Ag., M.Pd.                                                                KELAS V SEMESTER II







           Q.S. al-Furqān/25: 67 mengajarkan ciri-ciri orang yang hidup

           sederhana.













     Artinya: “Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih)
                      orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka

                      tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya
                      secara wajar.” (Q.S. al- Furqān/25: 67).






      Sederhana adalah sesuatu yang dilakukan tidak berlebih-lebihan.
      Menurut  al-Qur’ān,  hidup  sederhana  itu  adalah  di  antara  berlebihan

      dan kikir.



      Berlebihan  artinya  tidak  wajar  atau  aneh-aneh,  sedangkan  kikir
      artinya terlampau hemat atau disebut juga pelit.

      Dalam menggunakan uang jajan dianjurkan agar tidak berlebihan dan

      tidak  pula  kikir.  Hidup  sederhana  bukan  berarti  harus  miskin,  atau
      tidak  punya  apa  apa.  Contoh  sederhana  misalnya  makan  bakso,

      antara makan dua mangkuk dengan seperempat mangkuk, maka yang

      dianggap sederhana dari itu adalah makan bakso satu
      mangkuk.




      Meskipun Nabi Muhammad saw. seorang rasul dan pemimpin yang
      memiliki pengaruh dan kekuasaan, namun ia selalu hidup sederhana

      dan menghindari hidup mewah dan boros. Menurut riwayat, Nabi
      Muhammad saw. selalu tidur beralaskan sehelai tikar, dan kalau ia

      terbangun dari tidurnya, terlihat ada bekas tikar di pipinya.





                                                       7
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13