Page 30 - E-MODUL PERAWATAN GEDUNG KELAS XI
P. 30

30


                  C. Pemeliharaan dan Perawatan Plafon

                         Plafon adalah bagian dari konstruksi bangunan yang berfungsi sebagai

                     langit-langit. Fungsi utama plafon adalah untuk mencegah cuaca panas

                     atau dingin masuk langsung ke dalam bangunan melalui atap. Namun,

                     seiring  waktu, plafon juga  berfungsi sebagai  elemen  dekoratif  yang

                     memperindah interior suatu bangunan. Bahan-bahan yang  digunakan

                     untuk plafon sangat beragam, mulai dari kayu, multiplek, semen asbes,

                     hardboard, softboard, acoustic tile,  particle board, aluminium, hingga

                     gypsum.



                      1.  Pemeliharaan Plafon Tripleks

                             Plafon tripleks adalah penutup plafon yang  umum  digunakan,

                         berukuran 122 cm x 244 cm dengan ketebalan 3 mm, 4 mm, dan 6

                         mm. Pemasangannya bisa dalam bentuk lembaran utuh atau dibagi

                         menjadi empat bagian. Rangka plafon biasanya menggunakan kayu

                         berukuran  60  cm  x  60  cm.  Kelebihan  plafon  tripleks  adalah

                         pengerjaannya mudah, bahan mudah didapatkan, harganya murah, dan

                         ringan sehingga mudah diganti jika rusak. Namun, tripleks tidak tahan

                         api dan mudah rusak jika terkena air.

                             Pemeliharaan  dan  perawatan  untuk  plafon  triplek  antara  lain

                         sebagai berikut.


                         a.  Pembersihan dilakukan kurang lebih 3 bulan sekali.

                         b.  Alat pembersih yang dapat digunakan yaitu sikat atau kuas.

                         c.  Apabila terdapat kerusakan pada permukaan yang di sebabkan oleh

                             kebocoran, maka segera di perbaiki dengan mengganti plafon yang

                             baru.

                         d.  Perbaikan  pada  bekas  noda  akibat  bocor  dalakukan  dengan


                             mengecat ulang. Sebelum melakukan pengecatan ulang amplas cat
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35